Jakarta, JNcom – Wakil Ketua I DPRK Teluk Bintuni Papua Barat periode 2024–2029, Sugandi, mengapresiasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya membawa manfaat bagi masyarakat Papua, terutama dalam pemerataan distribusi dan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Apresiasi tersebut disampaikan Sugandi seusai menghadiri Dialog Nasional bertajuk “Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto” yang digelar oleh Gerakan Cinta Prabowo (GCP) di Gedung Museum Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Sugandi mengatakan, selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, masyarakat di wilayah Papua Barat, khususnya yang berada di daerah pelosok, mulai merasakan manfaat pemerataan program pemerintah, termasuk di sektor energi dan pertanian.
“Selama dua tahun ini, kepemimpinan Pak Prabowo sebagai Presiden kami di Papua sangat terbantu, baik itu dari pertanian, kemudian termasuk minyak dan gas,” ujar Sugandi.
Menurut dia, salah satu kebijakan yang dirasakan manfaatnya masyarakat adalah program BBM satu harga. Ia menilai pemerataan akses BBM bersubsidi menjadi hal penting bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat perkotaan.
Sugandi menuturkan, masyarakat di kampung-kampung dan desa-desa hingga wilayah perkotaan kini semakin merasakan manfaat kebijakan tersebut. Ia mencontohkan terkait dengan kebijakan harga BBM satu harga yang disebutnya mencapai Rp10.000 per liter, baik di Jakarta maupun di sejumlah wilayah Papua yang dijangkaunya.
“Kalau Jakarta harganya Rp10 ribu, maka di Papua sampai di kampung-kampung pun harganya Rp10 ribu. Satu harga. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Presiden Prabowo,” katanya.
Ia berharap berbagai program pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dapat terus dilanjutkan dan diperkuat, sehingga manfaat pembangunan semakin dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di wilayah terpencil.
Sugandi juga menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari undangan dan pertemuan relawan untuk memperkuat kebersamaan serta dukungan terhadap kepemimpinan nasional.
Menurutnya, konsolidasi relawan menjadi momentum untuk menyatukan aspirasi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperkuat komitmen dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Dialog Nasional Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diselenggarakan Gerakan Cinta Prabowo, di bawah kepemimpinan H. Kurniawan, menjadi ruang evaluasi terhadap program strategis pemerintah, sekaligus wadah penyampaian pandangan, masukan, dan catatan konstruktif.
Sejumlah agenda prioritas, seperti swasembada pangan, swasembada energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penegakan hukum, menjadi bagian dari isu evaluasi dan diskusi dalam refleksi perjalanan pemerintahan.
Melalui forum tersebut, relawan diharapkan tidak hanya memperkuat dukungan terhadap pemerintah, tetapi juga turut menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengawal pelaksanaan kebijakan agar tetap berorientasi pada kepentingan rakyat. (**)















