Ambarawa, JNcom – Dalam rangka memperingati hari pangan sedunia, ibu-ibu timpel Paroki Santo Yusup mengadakan Baking Demo bersama ibu-ibu di wilayah Paroki Santo Yusup Ambarawa, pada hari ini, Minggu (18/10/26).
Kegiatan Baking Demo dilaksanakan untuk meningkatkan ketrampilan dan sekaligus pemberdayaan perempuan di era digital guna meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Wenny Sutejo selaku Ketua timpel ibu – ibu Paroki menyebut kegiatan ini merupakan program kerja dari Timpel ibu paroki di tahun 2026. Kegiatan Demo Baking ini melibatkan wilayah yang ada di paroki Santo Yusup Ambarawa yang terdiri dari 19 wilayah, dengan perwakilan setiap wilayah 5 orang.
Giat Baking Demo dibuka oleh Romo Kepala Paroki Santo Yusup Ambarawa Romo Stevanus Brata Kartana, SY.
Dalam kata sambutan yang terkesan singkat, padat sekaligus sepenuhnya memberikan dukungan dan apresiasi bagi kegiatan ibu-ibu timpel paroki Santo Yusup Ambarawa.
Dengan mengusung semangat Berinovasi Kini, Menjaga Pangan Masa Depan, Peringatan Hari Pangan di paroki Santo Yusup Ambarawa ini ingin memberdayakan kaum perempuan yang menjadi salah satu tiang penyangga dalam keluarga kedua setelah ayah selaku kepala keluarga.
Demo membuat makanan non beras ini menggunakan bahan utama pisang untuk membuat roti bolu pisang kukus dan kelapa sebagai bahan utama membuat Wingko Jos Gandos.
Demo Baking ini mengundang narasumber chef Nathan dari Semarang.
Sementara itu, peserta terlihat sangat antusias mengikuti Demo Baking dari awal sampai akhir.
Ke depan, Wenny Sutejo berharap ibu-ibu warga paroki Santo Yusup Ambarawa dapat membuat makanan non beras untuk keluarga dan juga bisa untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan jiwa wirausaha, meningkatkan perekonomian keluarga, sekaligus mempersiapkan ketahanan pangan nasional. (NANO)















