Thailand, JNcom — Dua pembalap Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana dan Mohammad Zidane Alnesa Pratama (M Zidane), kembali berduet di ajang balap internasional FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 8 yang berlangsung di Thailand Motorsport Training Course, Chonburi, pada 15–16 Agustus 2026.
Keduanya datang dengan motivasi tinggi untuk memberikan performa terbaik sekaligus memburu podium pada seri kedelapan FMSCT Thailand Motocross 2026. Lebih dari sekadar mengejar hasil terbaik, Diva dan M Zidane juga membawa misi untuk menghadirkan kado terindah bagi Indonesia menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026.
Sesi Free Practice
Persiapan keduanya terlihat dari performa pada sesi Free Practice dan Qualifying yang berlangsung pada Sabtu (15/8). Pada sesi Free Practice, Diva Ismayana langsung menunjukkan kecepatan kompetitif dengan menempati posisi keempat melalui catatan waktu terbaik 1 menit 20,815 detik.
Sementara itu, M Zidane juga tampil solid dengan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 21,222 detik, yang menempatkannya di posisi kelima. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi kedua pembalap Ducati MX Team Indonesia untuk menghadapi sesi qualifying dan race.
Sesi Qualifying
Memasuki sesi Qualifying pada sore hari, kondisi lintasan mulai mengalami perubahan. Beberapa bagian trek mengalami kerusakan akibat aktivitas para pembalap sepanjang sesi sebelumnya, sehingga kondisi permukaan menjadi lebih menantang dan berdampak pada catatan waktu seluruh pembalap.
Dalam sesi qualifying yang berlangsung selama 15 menit, M Zidane mampu meningkatkan posisinya dan mengamankan posisi keempat dengan catatan waktu terbaik 1 menit 21,064 detik. Catatan tersebut hanya terpaut 1,15 detik dari pembalap tercepat, menunjukkan persaingan yang sangat ketat di barisan depan.
Diva Ismayana sendiri harus puas menempati posisi keenam setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 22,199 detik. Meski catatan waktunya tidak secepat saat Free Practice, Diva tetap memiliki posisi start yang cukup kompetitif untuk menghadapi persaingan pada race.
M Zidane mengakui perubahan kondisi trek membuat sesi qualifying menjadi lebih menantang. Namun, hasil yang diraihnya memberikan kepercayaan diri untuk menghadapi race. Dirinya juga melihat peluang untuk bertarung di barisan depan tetap terbuka. Dengan persaingan waktu yang ketat, start dan konsistensi menjadi salah satu faktor penting untuk meraih hasil maksimal.
Sementara itu, bagi Diva Ismayana, karakter trek Thailand Motorsport Training Course memberikan tantangan tersendiri. Permukaan lintasan yang berpasir dan perubahan kondisi trek membuat pembalap harus cepat beradaptasi sepanjang sesi.
Dengan posisi start keempat untuk M Zidane dan keenam untuk Diva Ismayana, Ducati MX Team Indonesia masih memiliki peluang terbuka untuk bersaing di barisan depan pada sesi race yang akan berlangsung pada Minggu (16/8).
Kondisi trek, strategi, start, serta kemampuan kedua pembalap dalam menjaga ritme akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir. Dengan Ducati Desmo450 MX sebagai senjata utama, Diva dan M Zidane siap kembali bertarung untuk membawa nama Indonesia ke posisi terbaik di FMSCT Thailand Motocross 2026 Round 8.
M Zidane – Rider Ducati MX Team Indonesia
“Kondisi trek berubah cukup banyak dibandingkan saat Free Practice. Ada beberapa bagian yang mulai rusak dan membuat racing line juga berubah. Saya mencoba beradaptasi dan mencari setting serta line yang paling cocok. Posisi keempat cukup bagus untuk modal race besok, tapi jaraknya dengan pembalap di depan masih sangat dekat. Jadi, saya akan coba lebih maksimal lagi saat race dan fokus di lap-lap awal.”
“Target saya tentu podium. Saya akan berusaha mendapatkan start yang bagus dan menjaga ritme sejak awal. Karena treknya cukup sempit, kesempatan untuk overtake juga tidak terlalu banyak. Jadi, kami harus memanfaatkan setiap peluang yang ada.”
Diva Ismayana – Rider Ducati MX Team Indonesia
“Free Practice tadi feeling saya dengan motor cukup bagus dan saya bisa mencatat waktu yang cukup kompetitif. Tapi saat Qualifying, kondisi trek sudah berubah karena beberapa bagian mulai rusak. Jadi saya harus menyesuaikan lagi racing line dan cara membawa motor.”
“Start dari P6 bukan posisi yang ideal, tapi race belum dimulai. Saya akan coba memberikan start sebaik mungkin dan tetap fight dari lap pertama. Targetnya tentu bisa masuk podium dan memberikan hasil terbaik untuk Ducati MX Team Indonesia. Apalagi besok juga sudah mendekati 17 Agustus, jadi kami ingin memberikan kado terbaik untuk Indonesia.” (**)















