Bali, JNcom – Momen istimewa dirasakan pasangan Jennifer Coppen dan Justin Hubner yang resmi mengikat janji suci pernikahan setelah melewati prosesi akad nikah yang berlangsung di Bali.
Menghadirkan perpaduan budaya yang merepresentasikan perjalanan cinta keduanya, rangkaian pernikahan akan digelar selama dua hari dengan mengusung dua konsep utama adat Jawa dan nuansa internasional. Pada acara istimewa ini, Bridestory berperan sebagai exclusive media partner.
Kisah cinta Jennifer dan Justin berawal dari media sosial. Keduanya pertama kali saling mengenal melalui platform tersebut sebelum akhirnya bertemu secara langsung setelah pertandingan Indonesia melawan Bahrain.
Sejak pertemuan itu, hubungan mereka berkembang secara alami dan semakin dekat seiring berjalannya waktu. Bagi Jennifer dan Justin, keputusan untuk melangkah ke jenjang pernikahan lahir dari kesamaan visi mengenai cinta dan keluarga. Keduanya sama-sama memandang hubungan sebagai komitmen yang dijalani dengan tujuan untuk membangun masa depan bersama.
“Kami berdua memiliki visi yang sama, yaitu mencintai untuk bersatu dalam pernikahan. Justin selalu menginginkan keluarga, dan saat bertemu dengan saya dan Kamari, dia merasa sangat nyaman dan jatuh cinta,” ungkap Jennifer.
Momen lamaran yang berlangsung di Belanda menjadi salah satu kenangan paling berkesan dalam perjalanan hubungan mereka. Jennifer mengaku tidak menyangka bahwa makan malam yang direncanakan Justin ternyata merupakan kejutan romantis yang telah dipersiapkan secara matang.
“Justin membuat semuanya terlihat seperti makan malam biasa. Ternyata dia membawa saya ke sebuah kastil di Belanda dan melamar di sana, dikelilingi keluarga serta sahabat terdekat. Itu adalah momen yang sangat intim dan indah,” kenang sang aktris.
Dalam perayaan pernikahan ini, Jennifer dan Justin memilih menggabungkan dua identitas budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Sebagai wanita yang memiliki darah Jawa, Jennifer ingin menghadirkan prosesi adat yang merepresentasikan akar budayanya. Sementara Justin, yang memiliki latar belakang budaya Barat, juga menginginkan sentuhan internasional dalam hari spesial mereka.
Maka mereka pun mengadakan gelaran spesial untuk merayakan latar budaya masing-masing, seperti prosesi siraman dan akad nikah tradisional yang kemudian dilanjutkan dengan resepsi bertema internasional di keesokan harinya.
Inspirasi utama pernikahan ini pun datang dari karakter dan perjalanan hidup keduanya. Warna merah dipilih sebagai warna dominan pada dekorasi, karena melambangkan keberanian, keteguhan, dan semangat yang mereka miliki dalam menghadapi berbagai tantangan hidup bersama.
Persiapan pernikahan dimulai tak lama setelah keduanya bertunangan. Sekitar satu bulan setelah momen tersebut, Jennifer dan Justin telah menetapkan target untuk menikah pada tahun 2026 dan mulai menjalani proses perencanaan secara intensif sejak bulan Januari.
Menurut sang mempelai, salah satu bagian paling berkesan selama persiapan adalah proses pembuatan dan fitting busana pengantin. Hingga hari pernikahan, keduanya sengaja menyimpan kejutan dengan tidak memperlihatkan busana masing-masing.
“Kami sama-sama belum pernah melihat busana satu sama lain. Kami ingin menyimpan semuanya untuk momen first look di hari-H,” ujar Jennifer. Busana yang dikenakan dalam rangkaian pernikahan ini juga merepresentasikan dua tema utama yang diusung, yakni perpaduan antara unsur adat Jawa dan desain internasional yang elegan.
Bagi Jennifer dan Justin, hari pernikahan bukan hanya tentang perayaan cinta, tetapi juga awal dari perjalanan baru sebagai sebuah keluarga. “Kami sangat bersemangat untuk memulai keluarga baru, menjalani hidup sebagai suami istri, dan memberikan ‘forever home’ untuk Kamari.” ungkapnya.
Saat ditanya bagaimana mereka mendeskripsikan hubungan mereka dalam satu kalimat, pasangan ini pun menjawab: “Tidak peduli tentang apa yang orang katakan, karena pada akhirnya tujuan kami adalah bersama untuk selamanya.”
Memasuki babak baru kehidupan rumah tangga, Jennifer dan Justin berharap dapat menjalani kehidupan yang panjang, sehat, penuh kebahagiaan, serta senantiasa diberkahi dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
Keduanya pun mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para rekan media, vendor pernikahan yang terlibat serta penggemar mereka, mulai dari awal masa lamaran, proses perencanaan pernikahan hingga hari besar yang ditunggu pun tiba.
Perayaan pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner menjadi simbol bersatunya dua individu dengan latar belakang yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama: membangun keluarga yang penuh cinta, kehangatan, dan kebersamaan untuk selamanya. (red)















