Jakarta, JNcom – PT Gozco Plantations, Tbk berhasil mencatatkan Laba Tahun Berjalan sebesar Rp.107,600 Miliar di tahun 2025, meningkat sebesar 72,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 62,410 Miliar. Hal tersebut disampaikan Direktur Keuangan, Pajak & Akuntansi, Marvin Herbert Wibisono dalam acara Public Expose PT Gozco Plantations untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025, yang berlangsung di Gedung Gozco, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).
“Laba tersebut diraih dari hasil Penjualan Bersih sebesar Rp.872,987 Miliar, Pendapatan Lain Rp.53,615 Miliar, dan Pajak Tangguhan sebesar Rp.8,989 Miliar,” ujar Marvin dalam paparannya.
Sementara itu, Direktur Perkebunan & Teknik, Andrew Michael Vincent menjelaskan, berdasarkan peta lokasi areal tertanam yang dimiliki PT Gozco Plantations terdapat tiga titik lokasi yang tersebar di Kalimantan Barat seluas 3160 hektar, Sulawesi Selatan seluas 11.442 hektar, dan Kalimantan Tengah seluas 995 hektar.
Dibandingkan tahun sebelumnya, kata Vincent, terjadi penurunan areal tanaman karena Gozco mendivestasi Palmdale pada tahun 2017 dan GBS pada tahun 2019. Sementara kenaikan areal tanaman pada tahun 2024 karena Suryabumi Agrolanggeng sebagai entitas anak perusahaan melakukan penyertaan saham ke Sinar Karya Mandiri
Untuk tahun 2026, lanjut Vincent, Perusahaan memiliki target produksi TBS Inti sebesar 230.800 ton, TBS Plasma & pihak ketiga sebesar 25.700 ton, TBS diproses 190.000 ton, CPO 41.800 ton, dan Palm Kernel 8.550 ton.
“Tinggal kuartal pertama tahun 2026, tercatat realisasi dari target yang ditetapkan yaitu TBS Inti sebesar 35.737 ton, TBS Plasma & pihak ketiga sebesar 5.258 ton, TBS diproses 26.659 ton, CPO 5.425 ton, dan Palm Kernel 1.298 ton,” pungkasnya. (my)















