Jakarta, JNcom – Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI), H.A. Zaky Zakaria Anshary, LC, MA berpendapat bahwa penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah tidak hanya terwujud dalam bentuk ibadahnya saja, tetapi juga ada kebermanfaatan pada mata rantai ekonomi yang berputar.
“Bagi jamaah haji yang pulang dari Arab Saudi tidak hanya membawa kemabruran, tetapi membawa dampak dan meninggalkan jejak untuk ekonomi negeri kita mulai dari UMKM, Pengrajin, dan lainnya membawa dampak yang nyata. Kita berharap nilai manfaat dari ekosistem haji bisa kembali banyak ke Indonesia,” ujar Zaki usai menghadiri seminar nasional di Kampus UHAMKA Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Terkait dengan tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah tahun ini, kata Zaky, AMPHURI menilai Kementerian Haji dan Umroh berhasil menyelenggarakan ibadah haji dan umrah dengan baik.
“Terus terang kami menilai persoalan tata kelola haji dan umrah ini secara objektif. Meskipun secara SDM masih kurang, namun Kementerian Haji dan Umroh mampu menyelenggarakannya dengan baik. Oleh karena itu AMPHURI memberikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umroh,” ungkap Zaky.
Ia berharap ke depan penyelenggaraan haji dan umrah bisa lebih baik lagi dengan harapan bisa meraih award dari Kerajaan Arab Saudi ssebagai penghargaan tertinggi untuk negara-negara yang menyelenggarakan ibadah haji.
“Kita berharap Kementerian Haji dan Umroh mendapatkan penghargaan Labaitum Award,” pungkasnya. (my)















