Jakarta, JNcom – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bun Joi Phiau, memilih tidak merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah.
Namun momen penting itu ia isi dengan melakukan kegiatan berbagi alat tulis kepada anak-anak di Jakarta Utara, Kamis (15/10), sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pendidikan.
“Di momen ulang tahun ini, saya ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak. Harapannya, apa yang kami lakukan hari ini tidak berhenti pada pembagian alat tulis,” ujar Bun Joi Phiau.
Kegiatan ini Bun Joi Phiau laksanakan bersama komunitas Guru Bangsa, gerakan yang digagas Bun bersama sejumlah pihak untuk membuka kesempatan bagi masyarakat yang berkontribusi dalam dunia pendidikan melalui berbagi ilmu dan pengalaman.
“bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berbagi ilmu dan mengambil bagian dalam komunitas Guru Bangsa,” ujar Bun.
Menurut pria yang akrab disapa Bun ini mengatakan, membantu pendidikan tidak harus menunggu menjadi guru atau memiliki keahlian khusus di bidang pengajaran. Setiap orang dapat mengambil peran dengan membagikan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki.
Bun, mengingatkan, pendidikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Selain itu sekolah dan tenaga pendidik memiliki peran penting, tetapi dukungan masyarakat juga dapat memperluas kesempatan belajar dan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak.
Dia menjelaskan, semangat itulah yang ingin dibangun melalui Guru Bangsa. Dengan komunitas ini, kita mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan sesuai kemampuan masing-masing.
Pembagian alat tulis menjadi salah satu bentuk kepedulian yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi secara lebih luas. Lebih dari sekadar bantuan perlengkapan belajar, kegiatan tersebut membawa pesan bahwa perhatian terhadap pendidikan dapat dimulai dari langkah sederhana.
Bun berharap semakin banyak masyarakat bergabung dalam gerakan Guru Bangsa dan bersedia menyisihkan waktu maupun pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Melalui momentum ulang tahunnya, ia ingin mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sebagai gerakan bersama, sehingga semakin banyak anak memperoleh dukungan untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka. (Popi)















