Jakarta, JNcom – Dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) Kalibata City bekerja sama dengan Kalibata City Chess Club Indonesia (KCCCI) dan PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia).mengadakan turnamen catur.
Ketua KCCCI, Alfon mengatakan, turnamen catur kali ini diikuti oleh 30 peserta junior dan 240 pecatur senior. Selain turnamen catur, Kalibata City juga mengadakan sebanyak 12 cabang olahraga lainnya

“Turnamen ini dalam rangka menjalin keakraban sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Piala dan hadiah uang tunai akan diberikan pada saat puncak hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 2026 nanti,” ujar Alfon, Minggu (9/8/2026) usai mengikuti turnamen catur di Kalibata City.
Ia berharap kehadiran KCCCI dapat menjadi pilar utama perkembangan catur khususnya di lingkungan Kalibata City dan banyak melahirkan pecatur baru. Sebagai langkah konkret, KCCCI telah membuka sekolah catur di lingkungan Kalibata City dan mengadakan pelatihan catur yang dibimbing oleh pelatih-pelatih catur dari PERCASI.

“Untuk melahirkan pecatur-pecatur baru, kami tengah menjajaki dan telah mendirikan sekolah catur di Kalibata City yang kini pesertanya sudah ada sebanyak 20 pecatur junior. Peserta tersebut telah menjalani pelatihan total selama 24 jam dengan memanggil para pelatih dari PERCASI dengan harapan dapat melahirkan master-master cilik yang memiliki kompetensi di tingkat lokal maupun nasional,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, salah seorang peserta turnamen catur yang juga mantan anggota MPR RI, Dr. Drs. Ambia B. Boestam, M.Si. mengapresiasi terselenggaranya turnamen catur di Kalibata City yang merupakan gagasan dan inisiatif kreatif dari Kalibata City yang dapet memberikan nilai positif
“Jika ini disosialisasikan akan memberikan nilai positif bagi Kalibata City, apalagi jika dilaksanakan juga pelatihan-pelatihan dan dilanjutkan pertandingan antar apartemen makin luar biasa,” ungkap Ambia
Untuk melahirkan master-madter catur, Ia juga meminta agar pembinaan dilakukan sejak kecil, mereka dilatih bermain dan bertanding sehingga tumbuh mental juara.
“Saya melihat pembinaan oleh KCCCI sudah bagus, tinggal bagaimana mereka diberikan kesempatan lebih luas lagi untuk bermain di luar sehingga mental bertanding dan menambah stimulus untuk lebih banyak mereka berfikir,” pungkasnya. (my)















