Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Momentum Memperkuat Kualitas Pendidikan

Tangsel, JNcom – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’aniyyah Dr. KH. M. Sobron Zayyan, SQ., M.A., mengajak seluruh keluarga besar Al-Qur’aniyyah untuk menjadikan usia ke-25 sebagai momentum memperkuat kualitas pendidikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kontribusi pesantren dalam membangun masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sobron dalam acara Peringatan Hari lahir ke-25 Ponpes Al-Qur’aniyyah di Kampung Ceger, Jurangmangu Timur,…

Avatar admin

by

2 menit

Read Time

Tangsel, JNcom – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’aniyyah Dr. KH. M. Sobron Zayyan, SQ., M.A., mengajak seluruh keluarga besar Al-Qur’aniyyah untuk menjadikan usia ke-25 sebagai momentum memperkuat kualitas pendidikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kontribusi pesantren dalam membangun masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sobron dalam acara Peringatan Hari lahir ke-25 Ponpes Al-Qur’aniyyah di Kampung Ceger, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (2/8/2026).

Hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana; Pimpinan Ponpes Al Qur’aniyyah, jajaran pengurus yayasan, tokoh agama, tokoh masyarakat, alumni, serta berbagai unsur masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Sementara rangkaian kegiatan Harlah disemarakkan dengan Gerak jalan santai sebagai sarana olahraga dan menjalin kebersamaan. Selain itu, ratusan pelaku usaha mikro memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak makanan, minuman, jajanan, dan berbagai produk lainnya di sekitar lokasi acara.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, mengapresiasi penyelenggaraan Harlah ke-25.

“Pesantren memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar lembaga pendidikan. Ketika pesantren menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti Harlah ini, dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM. ,” ujar Reghi.

Menurut Reghi, Harlah pesantren membuktikan bahwa sebuah kegiatan sosial dan keagamaan juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi. Semakin banyak masyarakat yang hadir, semakin besar pula peluang bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperoleh pelanggan baru. Inilah bentuk ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari kebersamaan. Ia juga menilai pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan kewirausahaan santri, koperasi pesantren, serta kemitraan dengan pelaku UMKM.

“Peringatan Harlah ke-25 Pondok Pesantren Al-Qur’aniyyah menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan keagamaan tidak hanya berperan dalam mencetak generasi berakhlak, tetapi juga mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat. Melalui semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut, pesantren turut berkontribusi memperkuat ekosistem UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif,” pungkasnya. (mul)

 

About the Author

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports