M Syawali Pratna Kembali Terpilih Sebagai Ketum Asprumnas Periode 2023-2028

Nusantara142 Views

Bekasi, JNcom – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asprumnas ke III pada tanggal 19-20 Desember 2023 dengan tema ‘Memperkuat Peran Asprumnas Dalam Menghadapi Tantangan Ke Depan Demi Mewujudkan dan Meningkatkan Pembangunan Rumah Layak Huni Untuk MBR’ di Harris Hotel Convention Sumarecon, Bekasi, Jawa Barat berjalan baik dan lancar.

Diketahui dari 19 DPW dan 35 DPD seluruh Indonesia menyatakan sepakat untuk melanjutkan kepemimpinan kali kedua saudara M Syawali Pratna, SE.MM sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengembangan dan Pemasaran Rumah Nasional (Asprumnas) periode 2023-2028.

Menurut Syawali Pratna setelah terpilih menjadi Ketua Umum Asprumnas (2023-2028) pada Munas III 2023 secara aklamasi dirinya akan segera bergerak dengan mengisi kepengurusan/ perwakilan yang belum terbentuk di 38 propinsi baik di DPW maupun DPD itu dalam waktu enam bulan kedepan dari sekarang dan itu salah satu progam jangka pendek.

“Kemudian mempunyai program syariah dengan memberikan fasilitas kemudahan bagi masyarakat yang memang belum memiliki rumah karena terkendala oleh BI checking,” ujar M Syawali Pratna kepada sejumlah media termasuk JURNALNUSANTARA.COM, di Bekasi, pada Rabu (20/12/2023).

Ditambahkan Syawali diharapkan pemerintah pusat harus lebih fokus dalam menangani perumahan.

“Program jangka panjang yakni membantu kontribusi kepada pemerintah membuat perumahan secara masif.Tahun 2023 pencapaian itu 5.300 unit dan masih ada yang mengantri.Dan tahun 2024 menggandakan menjadi 11.000,” terangnya.

Syawali menyebut ada beberapa program yang belum mencapai target yaitu memberikan secara maksimal training-training yang seharusnya sebelum terjun sebagai pengembang didunia bisnis harus dibekali terlebih dahulu.

“Tapi karena wilayah yang cukup luas, pembekalan itu sifatnya secara tentatif. Karena memang dibutuhkan banyak sekali pembagian -bagian yang harus diselesaikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Syawali menyatakan selain kendala geografis dan kekurangan personel dibidang pelatihan karenanya itu merupakan bagian yang sangat penting. “Sehingga kedepannya akan konsentrasi pada kekurangan tersebut,” tandasnya. (s handoko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *