Penandatanganan kerjasama
Jakarta, JNcom – Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Liga Muslim Dunia (Muslim World League) menggelar Dialog Kerukunan Lintas Umat Beragama. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium HM Rasjid Kemenag RI, Minggu (6/12/2025), dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA dan Sekretaris Jenderal Muslim World League, Syeikh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al Issa.
Sejumlah perwakilan dari berbagai agama juga turut hadir yaitu Xueshi Budi Santoso Tanuwibowo; Prof. Dr. Phillip Kuntjoro Widjaja (Sekjen Kemenag); MGR. Christoporus Tri Harsono; Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, S.Th, S.Fil, MA; Dr. (H.C) Drs. Lukman Hakim Saifuddin; I Ketut Budiasa, ST, S.Ikom, MM; Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM; Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA; M. Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed, Ph.D (Kepala PKUB Setjen Kemenag).
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Indonesia yang mendapatkan perhatian dunia menjadi rujukan dan contoh bagi kerukunan umat beragama di dunia. Menurutnya, Indonesia bukan hanya negara beragama, tetapi juga menjadi rumah masa depan bagi kerukunan global.
“Indonesia menjadi rumah masa depan untuk kerukunan global. Mereka terpukau dengan keramahan dan cara merawat kerukunan beragama sebagai ekspresi iman,” ujar Nasaruddin Umar.
Kerukunan, kata Nasaruddin, tidak hanya bersifat horizontal, tetapi juga vertikal. Menurutnya, kerukunan dengan alam merupakan bentuk tertinggi dari kedewasaan spiritual. Oleh karena itu, ia mengajak untuk membangun kesadaran spiritual bahwa bumi adalah amanah Tuhan. Melukai bumi adalah bentuk pengkhianatan terhadap pesan langit bahwa Langit tidak meminta dipuja, tetapi dijaga. (red/my)











