Tunjukkan Eksistensi, Sebuah Paguyuban Berziarah Dengan Penuh Sukacita

Klaten, JNcom – Meski belum memilki nama, namun Komunitas atau Paguyuban ini telah menunjukkan eksistensi. Paguyuban yang awalnya digagas oleh beberapa anggota Prodiakon menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan ziarah pada Sabtu (30/5/2026). Ziarah yang kali ke dua ini di Gereja Kapal Pacitan Jawa Timur. Peserta Ziarah yang diatas rata rata berusia diatas 50-an nampak semangat dan…

Avatar admin

by

2 menit

Read Time

Klaten, JNcom – Meski belum memilki nama, namun Komunitas atau Paguyuban ini telah menunjukkan eksistensi. Paguyuban yang awalnya digagas oleh beberapa anggota Prodiakon menunjukkan eksistensinya dengan menyelenggarakan ziarah pada Sabtu (30/5/2026).

Ziarah yang kali ke dua ini di Gereja Kapal Pacitan Jawa Timur. Peserta Ziarah yang diatas rata rata berusia diatas 50-an nampak semangat dan penuh kegembiraan sepanjang perjalanan hingga ke titik tujuan akhir.

Jika menoleh ke belakang, berawal dari rembug kecil antar Prodiakon Paroki Dalem maka terbentuklah suatu paguyuban yang bersepakat jika setiap tahun mengadakan ziarah dengan tujuan yang berbeda.
Anggota ziarah bukan hanya anggota Prodiakon namun terbuka untuk seluruh umat Paroki Dalem yang mau bergabung.

Sementara itu, Ziarah tahun 2026 ini sebagai fasilitator antara lain V. Suhardjono, Irene, V, Suyatmi, AI Sumaryanti, C. Yiyin, MM. Yuliawati, serta Y. Kuwat.

Peziarah memasuki area Gereja yang terkenal dengan nama “Gereja Kapal” karena memang dari ornamen bangunan dari luar berbentuk Kapal yang melambangkan Bahtera Nabi Nuh.

Selain ornamen Gereja yang tergolong unik, di area itu juga di lengkapi dengan berbagai sajian kuliner, tak luput sejumlah peziarah membeli hasil olahan dari warga gereja antara lain olahan pisang (pisang sale, keripik sale), sambal teri, minuman herbal (kunir asem, beras kencur).

Bangunan itu terinspirasi ketika daerah Sidoarjo terkena banjir lumpur lapindo, dan pada saatnya umat terbebas dari lumpur tersebut.

Sebagai tujuan utama , peziarah tiba di Gereja Kapal melakukan Doa Rosario bersama dipimpin V. Suyatmi. Suasana di dalam gereja sangat unik. Gambar jalan salib terbuat dari pasir putih yang diambil dari salah satu pantai yang berada di Pacitan dan dibuat oleh umat gereja tersebut. Sungguh inkulturasi sangat masuk dari ornamen bangunan.

Tepat pukul 15:30 peziarah meninggalkan Gereja tujuan berikutnya di Pantai Klayar. Menikmati agungnya ciptaan alam penuh dengan kesejukan, pasir putih, gelombang air laut yang melambangkan agungnya ciptaan Tuhan.

V. Suhardjono selaku fasilitator mengungkapkan harapannya semoga paguyuban yang terbentuk ini menjadi paseduluran selawase, seperti yang dijadikan slogan berbagai paguyuban. Sebagai bagian dari umat Paroki Dalem tetap semangat berziarah berdevosi kepada Maria.

Dengan penuh semangat sehat, rombongan peziarah meninggalkan kota Pacitan dengan kenangan dan kesan yang dimiliki dari masing-masing peziarah. (nano)

About the Author

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports