Jakarta, JNcom – Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF) yang berlangsung di The Space, Senayan City, Jakarta mulai 18 September – 5 Oktober 2025, menghadirkan lebih dari 100 seniman dari 25 negara. Edisi 2025 ini menghadirkan pengalaman seni lintas batas yang lebih besar, inklusif, dan eksperimental.
Sebagai platform seni ilustrasi terbesar di Indonesia, JICAF terus menghadirkan terobosan dalam mempertemukan seniman, kolektor, pecinta seni, dan pelaku industri kreatif. Tahun lalu, JICAF 2024 mengusung tema Chaotic City, yang memotret dinamika dan energi kehidupan urban.
Tahun ini, JICAF 2025 bergerak ke arah baru dengan menekankan inklusivitas, eksperimen, dan keberanian. Pengunjung akan merasakan pengalaman baru melalui program participatory art, B2B networking & matchmaking, hingga artist fan meet & signing sessions
“JICAF lahir untuk memberdayakan seniman ilustrasi Indonesia agar dapat memperkaya seni dan budaya dunia. Tahun ini kami melangkah ke babak baru dengan semangat New Heights, menghadirkan program-program yang lebih segar, inklusif, dan interaktif,” ujar Sunny Gho, Co-Founder dan Fair Director JICAF.
Salah satu sorotan tahun ini adalah kolaborasi JICAF dengan Tab Space Studio, sebuah studio seniman neurodiverse. Melalui kerjasama ini, JICAF menghadirkan kurasi yang lebih segar dan berani, sekaligus membuka ruang seni yang inklusif bagi beragam suara, perspektif, dan ekspresi kreatif.
“Kolaborasi dengan Tab Space Studio adalah langkah penting bagi kami. Dengan mengusung semangat inklusivitas, kami ingin menunjukkan bahwa seni adalah bahasa universal yang dapat diakses, dirasakan, dan dinikmati oleh semua orang,” pungkas Sunny Gho. (**)











