Ia menegaskan bahwa momentum pelantikan tersebut sebagai wujud semangat persaudaraan dan kebersamaan ant organisasi kepemudaan di Indonesia, khususnya organisasi pemuda dan pemudi yang memiliki komitmen dalam membangun generasi muda yang berkualitas serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Organisasi kepemudaan tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri, melainkan perlu membangun komunikasi, kolaborasi, sinergi, dan saling mendukung demi mencapai tujuan yang lebih besar,” ujarnya, Kamis (5/10/2026), usai menghadiri pelantikan Pengurus PP Himpunan Mahasiswa Buddhis di Kemenpora, Senayan Jakarta.

Sebagai sesama organisasi pemuda dan pemudi se-Indonesia, lanjutnya, harus terus membangun kolaborasi, bersinergi, dan saling mendukung satu sama lain. Tujuan kita bukan hanya untuk membesarkan organisasi masing-masing, tetapi ada tujuan yang jauh lebih besar, yaitu mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat serta bangsa Indonesia.

Menurutnya,, perbedaan latar belakang organisasi bukan menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam menghadirkan berbagai gagasan, program, dan gerakan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan lintas organisasi seperti itu menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki semangat persatuan dan kepedulian untuk bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Selamat kepada pengurus baru, selamat bekerja dan menjalankan amanah organisasi,” pungkasnya. (**)