Nusantara

Terkait Mubashirat, Majelis GAZA Segera Terbitkan Karya Ilmiah

×

Terkait Mubashirat, Majelis GAZA Segera Terbitkan Karya Ilmiah

Share this article

Jakarta, JNcom – Ketua Majelis Gerakan Akhir Zaman (GAZA), Dicky Chandra mengingatkan kepada Pemerintah dan pemangku kepentingan bahwa akan terjadi peristiwa besar dimasa yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Dicky dalam acara seminar Blueprint & Roadmap Indonesia+ Dunia (2026-2029) Berbasis Mubashirat, Rabu (10/12/2026), di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan Pemerintah dan pemangku kepentingan bahwa peristiwa besar akan segera terjadi seperti perang dunia ketiga, bencana alam, perselisihan antar manusia, fitnah dan lainnya. Semua itu kami ketahui dari mubashirat atau kabar kenabian yaitu Kalam Illahi dalam bentuk mimpi,” ujar Dicky.

Sejak dahulu, kata Dicky, terjadinya peristiwa besar selalu didahului dengan mimpi. Mimpi saat ini dimimpikan oleh ribuan umat Islam sebagai peringatan. “Hari ini kami mencoba melegitimasi bahwa perkara mubashirat ini adalah perkara langka. Hasil dari seminar ini akan kami bukukan dalam bentuk karya ilmiah dan akan kami serahkan kepada seluruh pemangku kepentingan,” tambah Dicky.

Ia menambahkan, karya ilmiah yang juga berisi solusi berikut rekomendasi tersebut akan ditulis dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa yang akan tersebar di berbagai negara bahwa musibah perang akan segera terjadi dan bencana besar lainnya yang akan banyak merubah secara ekstrim peradaban ke depan.

“Ada hal kabar gembira pasca ujian peristiwa tersebut akan muncul Indonesia dan negara timur lainnya sebagai pemenang yang akan memimpin dunia,” ungkapnya.

Meskipun mimpi-mimpi tersebut sudah ditakwilkan, ia mengakui bahwa banyak ahli kitab, ulama dan pejabat lainnya lebih memilih bersikap abai. Ia berharap melalui karya ilmiah yang akan disebar secara gratis ini, semua pihak bisa bersiap-siap karena semua itu hampir sama dengan prediksi BMKG.

“Kami sudah berusaha mengundang semua ormas Islam, semua kementerian dan semua pihak namun diabaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ahli Ekonomi Prof.Dr. Nandan L Kresna M.M berharap dengan adanya kegiatan ini menjadi masukan bagi pemerintah dan segera mengantisipasi kejadian-kejadian yang akan datang.

“Merujuk pada BMKG, bencana yang tidak begitu besar saat ini dan akan lebih besar lagi perlu diantisipasi dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (red/my)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *