Jakarta, JNcom – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa untuk menjadikan Indonesia yang sejahtera, Indonesia wajib berdiri di atas kaki sendiri, memberdayakan sumber daya yang dimiliki dan memperkuat kemandirian nasional diberbagai sektor. Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan presiden.
“Kementerian PU telah mengambil langkah-langkah konkrit melalui penguatan kemandirian material kontruksi jalan. Kami mendorong swasembada nasional melalui pemanfaatan aspal Buton,” ujar Menteri Dody dalam acara Halal Bihalal bersama Media di Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).
Dijelaskan Menteri Dody, kebutuhan nasional terhadap aspal Buton mencapai 1 juta ton pertahun, 80 persen diantaranya dari sumber minyak bumi. Sementara cadangan mineral untuk aspal Buton mencapai 20 juta ton. “Tentunya ini ke depan merupakan peluang besar untuk bisa berdiri diatas kaki sendiri dan harus kita dipertimbangkan bersama,” ungkapnya.
Kementerian PU, lanjutnya, akan mendorong perusahaan nasional dengan pemanfaatan aspal Buton. Menurutnya, pemanfaatan aspal Buton olahan memberikan manfaat bagi efisiensi keuangan negara sekitar Rp 4 Triliun dan berpotensi menambah nilai ekonomi mencapai Rp.23 Triliun.
“Optimalisasi aspal Buton merupakan langkah strategis dan mendorong industrialisasi nasional serta meningkatkan efisiensi fiskal sekaligus mendukung RPJMN 2026-2029 menuju swasembada aspal nasional,” pungkasnya. (***)











