Semarang, JNcom – Pasar hewan Ambarawa pada hari pasaran “Pon” banyak dikunjungi dari berbagai daerah. Lahan seluas di atas 3 hektar tersebut menjadi ajang transaksi jual beli segala jenis binatang serta para pedagang pakaian hingga perkakas rumah tangga.
Di hari-hari biasa, perputaran uang di pasar Pon mencapai milyaran rupiah, terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha kebutuhan hewan Qurban semakin meningkat.
Dalam pantauan awak media, keberadaan pasar Pon bukan hanya menjalankan transaksi binatang ternak tapi juga hewan kesayangan pun ada di area pasar dengan harga fantastis.
Para pedagang datang tidak hanya dari Kabupaten Semarang, tapi juga dari Demak, kota Semarang, Boyolali, Magelang, Temanggung bahkan pedagang burung dari warga Cilacap juga turut meraimakan bursa pasar Pon Ambarawa.
Kepala pasar Pon Muhamad Hidayat atau lebih akrab disapa Dayat, mengaku pihaknya memperlakukan para pedagang seperti memperlakukan layaknya saudara sendiri.
“Masyarakat pasar di lapangan itu heterogen, jadi saya perlakukan seperti saudara sendiri dengan melalui pendekatan personal agar bisa dilaksanakan secara bersama-sama,” ujar Dayat di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).
Dayat yang sebelumnya bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa dalam mengawali tugas barunya merupakan hal yang asing ketika memasuki area pasar, namum di dunia barunya ia dituntut untuk adaptasi serta mengakomodir di segala sektor dan nampaknya hal itu telah terlewati oleh Dayat.
Menyinggung tentang pendapatan atau retribusi, sejak pasar hewan dipegang Dayat dalam 2 tahun terakhir ini terus merangkak naik mendekati target yang diharapkan Pemkab Semarang.
Dayat berpesan, sebagai evaluasi kepada rekan-rekan yang ada di lapangan yang sifatnya menjadi mitra diharapkan apabila ada nilai positif yang telah dijalankan untuk bisa dibantu disebarluaskan dan apabila evualuasi ada kekurangan dalam kinerja kami sangat berharap masukan untuk dapat diperbaiki secara internal sehingga masyarakat akan memberi penilaian baik.
“Kami sangat terbuka jika kinerja kami kurang silahkan beri masukan, tapi jika evaluasi kerja kami mendapat nilai positif tolong sebarluaskan ke publik,” pungkasnya. (NANO)











