Nasional

FUIMARA Hadir Turut Memikirkan Nasib Bangsa Indonesia

×

FUIMARA Hadir Turut Memikirkan Nasib Bangsa Indonesia

Share this article

Magelang, JNcom – Ketua Forum Ukuwah Islamiah Magelang Raya (FUIMARA), Drs. P Waspodo menyatakan dukungan kepada sejumlah mantan petinggi TNI yang mengeluarkan pernyataan sikap terkait Pemakzulan wakil Presiden.

Waspodo menilai, sejak proses maju sebagai Cawapres sudah cacat hukum, cacat politik dan cacat moral. Menurutnya, secara obyektif kapasitas dan kredibilitas yang bersangkutan untuk mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin Indonesia dengan jumlah 250 juta jiwa tidak mampu dengan kompleksitas persoalan.

“Kalau mau jujur itu sangat tidak layak untuk menjadi orang nomor 2 di Indonesia karena masih banyak yang lebih mampu dan memilki kapabilitas kredibilitas untuk bisa mengemban tugas,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh T. Hardiyanto bahwa dalam proses pencalonan di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah cacat hukum dan menciderai nilai-nilai demokrasi. Karena mencermati dari berbagai sudut pandang yang terjadi khususnya dalam konteks hukum tatanegara.

“Saya juga sependapat dan mendukung doktor Amshari bahwa dalam keputusan sidang saat itu justru memperberat situasi saat itu. Di mana dikatakan Amshari untuk merekomendasikan sidang MK itu ada putusan dan menyatakan tidak ada sidang penentuan keputusan untuk merekomendasikan Gibran sebagai calon wakil presiden.
Kalau negara ini mengedepankan hukum sebagai panglima dan mengacu kepada konstitusi harusnya Gibran tidak masuk dalam kandidat Cawapres,” ujarnya.

Lanjut Hardiyanto, kalau dari kalangan politisi dan negarawan yang memiliki pemikiran jernih serta menggunakan aturan-aturan yang ada, maka tentunya semua harus diikuti karena Hukum adalah panglima.

“Kita ini dipertemukan di Fuimara sebagai bentuk idealisme dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara ini. Karena orang tua yang bertanggung jawab itu selalu memikirkan bagaimana nasib anak cucu generasi ke depan. Karena kita ingin niat Indonesia lebih baik,* ucapnya.

Dalam konteks agama Islam itu diperintahkan untuk berbuat baik dan menebarkan kebaikan. Nah kalau Indonesia itu dipimpin oleh orang – orang yang sehat dan baik, pasti orang tadi dengan kekuasaan yang ada di tangannya, pada posisinya akan dimanfaatkan kebaikan untuk seluruh bangsa Indonesia.

Untuk diketahui, Fuimara adalah perkumpulan /organisasi yang didirikan berdasarkan Akte Notaris Mukti Probowati SH. SP. Not No: 13 tertanggal 25 April 2018 dan telah di sahkan melalui Kepmenkumham No AHU- 005875. AHA 01.07 Tahun 2018 pada tanggal 30 April 2018

Tujuan utama untuk menjalin ukuwah sesama umat Islam khususnya dan warga/bangsa pada umumnya. Menggalang solidaritas sosial untuk kemanusiaan. Akomodasi dan Advokasi, Aspirasi dan kepentingan umat Islam. Bersama – sama komponen bangsa yang ikut berjuang mewujudkan tujuan nasional. (NANO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *