Jakarta, JNcom – Wacana Polri dibawah kementerian ditolak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hal ini disampaikan didepan rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (21/01/2026).
Kapolri menyebut bahwa posisi Polri dibawah Presiden telah ideal karena bisa menjadi alat negara yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Sayap Kanan Indonesia Bersatu (SKIBER) Habib Ahmad Bin Ali Bin Abdul Qodir Assegaf menyebut jika Polri dibawah kementerian negara ini bisa lemah. Diluar TNI, Polri itu penjaga Kamtibmas selama ini TNI-Polri selalu menjaga sinergitas.
“Jadi sudah sangat ideal jika Polri langsung dibawah Presiden,” ujar Habib Ahmad Assegaf yang juga selaku Ketua Majelis Dzikir Asmaul Husna Daarussagaf ketika dihubungi jurnalnusantara.com, di Jakarta, Rabu (28/01/2026).
Dikatakan Habib Ahmad Assegaf pernyataan Kapolri terkait Polri dibawah Presiden bukan dibawah kementerian sudah sangat tepat.
“Saya sangat mengapresiasi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” tegasnya.
Secara pribadi maupun ormas sangat mendukung dan sependapat bahwa Polri langsung dibawah Presiden bukan di bawah kementerian tertentu. Karena jika ide menempatkan Polri dibawah Kementerian sama dengan melemahkan institusi negara, bahkan Presiden.
“Selama ini Polri dicintai masyarakat dan selalu hadir di tengah publik,” tandasnya. (han)











