Nasional

Mas Giek: Sinergi Pusat, Daerah, dan Petani Kunci Ketahanan Pangan Nasional

×

Mas Giek: Sinergi Pusat, Daerah, dan Petani Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Share this article

Jakarta, JNcom –  Anggota Bidang Ketahanan Pangan DPP HKTI, Sugiyatno Adiprayitno, S.E., M.M., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Optimalisasi lahan kosong serta pemberdayaan petani milenial dinilai menjadi langkah strategis agar sektor pertanian kembali menjadi penopang utama kehidupan masyarakat.

Pria asal Wonogiri, Jawa Tengah yang juga politisi Golkar, yang akrab disapa Mas Giek itu menyampaikan, sektor pertanian di daerah selama ini masih dihadapkan pada berbagai persoalan klasik. Mulai dari sulitnya akses pupuk, keterbatasan irigasi, hingga rendahnya daya beli petani.

“Petani selama ini merasa kurang diuntungkan. Pupuk sulit, irigasi terbatas, dan hasil panen belum sepenuhnya mensejahterakan. Namun di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Alhamdulillah kondisi mulai membaik, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Sugiyatno saat di konfirmasi di cukini jakarta pusat Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi petani. Hasil pertanian lokal dapat terserap secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di berbagai daerah.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan MBG harus mengedepankan kualitas nutrisi, bukan sekadar memastikan anak-anak merasa kenyang.

“MBG adalah investasi gizi jangka panjang. Anak-anak harus mendapatkan asupan nutrisi yang baik, dan di sisi lain petani juga memperoleh manfaat ekonomi yang nyata,” jelasnya.

Mas Giek juga mendorong konsep pertanian yang lebih berpihak pada petani. Hal itu mencakup kemudahan memperoleh pupuk dengan harga terjangkau, peningkatan perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan irigasi, serta penyediaan sumber air untuk mendukung produktivitas lahan.

Selain itu, ia menyoroti sejumlah program pemerintah yang tengah digencarkan, seperti hilirisasi pertanian, pembangunan lumbung padi dan lumbung hasil bumi, serta penguatan koperasi Merah Putih. Program-program tersebut dinilai mampu memperkokoh perekonomian masyarakat desa berbasis pertanian.

“Jika semua berjalan selaras, dari hulu hingga hilir, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan kesejahteraan petani benar-benar terwujud,” pungkasnya. ( Berlian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *