Semarang, JNcom – Gua Maria Kerep Ambarawa Kabupaten Semarang tidak saja dikunjungi bagi umat Katolik. Namun berdasarkan pengamatan, tidak sedikit dikunjungi umat non Nasrani. Pasalnya Gua Maria bukan saja sebagai tempat Ziarah tapi sudah menjadi wisata religi.
Dari pengamatan awak media, Gua Maria banyak dikunjungi dari berbagai daerah. Lokasi yang cukup strategis dengan udara sejuk didukung latarbelakang yang elok sehingga berpotensi warga yang berkunjung untuk mengabadikan berselfi bersama keluarga.
Salah satu rombongan dari daerah adalah rombongan Paguyuban Wali Timbalan Paroki Dalem Klaten Jawa Tengah yang turut mengunjungi lokasi tersebut, Minggu (25/5/2025).
Wali Timbalan adalah sebuah Paguyuban yang terdiri dari kerabat para Imam, Biarawan dan Biarawati. Pertemuan rutin setiap bulan di tanggal 5 secara khusus untuk mendoakan para imam, biarawan dan biarawati, hidup bakti serta para calon imam, biarawan dan biarawati juga berdoa untuk mohon panggilan.
Selain kegiatan rutin juga ada kegiatan terprogram antara lain mengikuti doa Novena panggilan dan misa di Wisma Soran yang dilaksanakan 4 bulan sekali, rekoleksi anggota, ziarek dilaksanakan 2 tahun satu kali.
Menurut ketua paguyuban Maria Eny, acara ziarah itu sudah menjadi agenda rutin tahunan hanya tiap 2 tahun dilaksanakan dengan lokasi yang berbeda.
“Terlaksananya ziarah ke Gua Maria ini sudah menjadi agenda rutin tahunan, hanya tempatnya yang berbeda kalau tahun ini di Gua Maria Ambarawa tahun depan ziarah di tempat lain,” ujar Eny.
Dengan mengenakan seragam atasan kaos merah maron, Paguyuban Wali Timbalan tiba di lokasi pukul 09:45 langsung menuju pelataran Doa. Tepat pukul 12:30 usai acara Doa langsung menuju ke destinasi wisata Eling Bening Bawen. (NANO)











