“Detektif Jaga Jarak” Angkat Isu Perselingkuhan dengan Komedi

Hiburan407 Views

Jakarta, JNcom – Profesi detektif yang fokus mengusut masalah perselingkuhan sukses ke layar lebar, film “Detektif Jaga Jarak”. Film drama yang dikemas secara komedi ini ditulis dan diarahkan Rahabi Mandra. Ia mengatakan, ingin menyuguhkan nuansa baru dalam menyajikan film bertema perceraian dan perselingkuhan. Bagi Rahabi komedi menjadi pendekatan yang pas untuk menyikapi isu panas tersebut.

“Kebanyakan tema dibawa haru-biru, tapi kami lebih milih ngebawanya lebih menyenangkan, komedi. Seiring waktu, tragedi biasanya jadi komedi kan,” ujar Rahabi dalam konferensi pers di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta, Jumat (26/5/2023) sore.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan proses riset terkait modus selingkuh, strategi sembunyi dari pasangan, sampai cara ngegepin orang selingkuh dengan sangat mendalam. Riset dilakukan demi bisa menyajikan film yang relate dengan para penonton.

“Kami ingin semua kasus yang ditangani Sang Detektif ini terasa relate dengan kehidupan sekitar kita. Kami pun banyak melakukan wawancara, baca-baca forum spill karena urusan rumah tangga orang kan kisahnya beda-beda,” ucap Rahabi.

Dalam hal ini Rahabi dan tim produksi pun mencoba mengundang beberapa detektif partikelir yang fokus mengulik kasus perselingkuhan di dunia nyata. Menurutnyw, agen-agen detektif partikelir seperti itu memang eksis dan benar-benar laku.

“Syuting ini kan dilakukan pas pandemi, dan kalian tahu? Pandemi itu bisa menghambat mata pencarian kita, tapi tidak bisa menghambat perselingkuhan. Yang ada malah makin banyak, dan jasa detektif partiker gitu laku keras saat pandemi,” ungkap Rahabi.

Tesadesrada Ryza selaku Produser film “Detektif Jaga Jarak” menuturkan bahwa pemilihan latar belakang pandemi bukan tanpa alasan. Selama periode pandemi, jumlah kasus perceraian mengalami peningkatan signifikan. Dari data BPS, ditemukan kasus perceraian naik 53 persen pada 2021 dan setahun kemudian naik lagi 15,3 persen.

“Berdasarkan riset, semua yang ada di film detektif jaga jarak ini memang nyata adanya yang kita kemas dengan cara menyenangkan, topiknya saja sudah unik gimana dari keunikan ini bisa disampaikan ke penonton bisa menyenangkan,” ujar nya.

Cerita dalam film “Detektif Jaga Jarak” terinspirasi dari pola perilaku pasangan di kala pandemi di mana marak terjadinya kasus perceraian serta banyak masyarakat yang harus berjuang dalam mempertahankan hubungan mereka bersama pasangannya. “Film ini mencoba untuk mengajak kita selalu mencari solusi di tengah permasalahan yang ada bukan malah sebalikya,” imbuh Ryza.

“Detektif Jaga Jarak” berkisah tentang Almond Surendra diperankan Marthino Lio, seorang konsultan pernikahan yang berubah menjadi detektif partikelir karena membutuhkan uang untuk meminang perempuan idamannya, Arum diperankan Givina Lukita. Bersama Takdir diperankan Bima Sena dan anjingnya Bro, Almond menyelidiki satu demi satu kasus perselingkuhan klien-kliennya.

“Detektif Jaga Jarak” yang berlatar waktu ketika pandemi Covid-19 mengisahkan seorang konsultan pernikahan bernama Almond Surendra (Marthino Lio) yang bangkrut akibat keadaan sulit saat masa pandemi Covif-19. Di samping itu dia berniat untuk segera melamar kekasihnya, Arum (Givina Lukita), yang sering diminta orang tuanya untuk cepat menikah.

Keadaan ekonomi yang sedang sulit serta tuntutan dari keluarga Arum membuat Almond berusaha untuk mendapatkan uang sampai akhirnya dia beralih profesi menjadi seorang detektif yang dibayar untuk membongkar perselingkuhan pasangan para kliennya.

Profesi tersebut dia jalani setelah bertemu seorang bocah bernama Takdir (Bima Sena) dan anjing kesayangannya yaitu Bro yang bekerja menjadi mata-mata untuk menyelidiki perselingkuhan dari beberapa pasangan dan mendapat bayaran tinggi dari kliennya.

Berbekal ilmu konsultasi pernikahan sehingga bisa menilai dan memberikan cara untuk membuktikan perselingkuhan, akhirnya Almond dan Takdir bersama-sama menjalankan pekerjaan sebagai detektif perselingkuhan.

“Detektif Jaga Jarak” diperankan pula oleh Marthino Lio, Bima Sena, Givina Lukita, Hana Malasan, Tubagus Ali, Debby Sahertian, dan Unang Bagito. Film ini segera tayang mulai 1 Juni 2023 nanti. (Guffe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *