by

Deolipa Projects Duet Bareng Tata Janetta di Konser “Nyanyian Penyatu Negeri”

-Hiburan-44 views

Jakarta, JNcom – Setelah sukses dengan konser perdana pada Agustus 2022 lalu bertajuk “Nyanyian Penyatu Negeri”, Deolipa Projects dengan tajuk yang sama kembali menggelar konser berikutnya di Ballroom Hotel Grand Pasundan, Bandung, Sabtu (19/11/ l2022).

Dalam konser tersebut, Deolipa Project membawakan 2 single terbaru yang baru saja di-release pada bulan September 2022, yaitu lagu “Kembalilah Sayang” dan “Datang Dalam Kenangan”. Sementara itu, kehadiran Tata Janetta berduet menyanyikan salah satu hits Deolipa Project yang berjudul “Tak Bisa Kembali”.

“Dipilihnya Tata Janeeta sebagai bintang tamunya karena dia penyanyi hebat. Ini merupakan Konser kedua saya, sebelumnya konser ini di gelar di Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta,” ujar Deolipa Yumara, yang akrab disapa Olive.

Ke depan, Deolipa rencananya akan menggandeng penyanyi-penyanyi Tanah Air lain. Ia berharap ke depan tidak ada kendala lagi yang dapat menghambat keberlangsungan konsernya.

“Ke depannya, nanti bakal ada penyanyi lain juga, kolaborasi dan featuring, ya. Ini kan baru Covid juga dan ini juga baru kali kedua kita adakan konser yang perkota. Jadi, mungkin bulan Januari atau Februari kita konser di Semarang. Mudah-mudahan Covid sudah reda supaya kita bisa konser besar-besaran,” tambahnya.

Deolipa Yumara mengaku senang digelarnya konser di kota Bandung. Di kota Kembang tersebut, Deolipa membawakan 12 buah lagu yang terdiri dari lagu kebangsaan, lagu daerah, dan juga lagi yang dipopulerkan oleh Deolipa Project.

“Yang spesial ya ini, lagu-lagu Nusantara dan lagu-lagu nasional supaya nanti orang Indonesia enggak pecah-pecah lagi, mereka seneng aja sama lagu-lagu nasional dan lagu-lagu kebangsaan,” ungkap Deolipa.

Sebagai informasi, Deolipa Project terdiri 6 personel dengan masing-masing memiliki background yang berbeda. Berikut ini keenam personel tersebut :
1. Deolipa Yumara (Lead Vocal/Gitar)
Berprofesi sebagai pengacara, dan mempunyai keinginan untuk membagi pengalamannya didalam dunia hukum dalam bentuk bahasa yang mudah diterima oleh banyak orang yaitu Musik. Selain berperan sebagai lead vocal di Deolipa Project, Deolipa Yumara juga mahir memainkan alat musik gitar dan keyboard.

2. Arya Setyadi (Bass/Arranger/Backing Vocal)
Dikenal sebagai bassist dan solois yang biasa memainkan teknik slap dan tap. Pemain bass yang juga aktif di bidang akademis ini banyak bergabung dan berkolaborasi dengan berbagai band dan project musik diantara adalah Bass Heroes 1,2 dan 3, Godbless, VOODOO, Baron Band, Pilot, Wolfgangs, Garis Lurus, , dll.

3. Eta Dipa (Lead Guitar/Backing Vocal)
Gitaris yang berasal dari Kalimantan ini memulai karir sebagai home band diberbagai café di Indonesia. Pada tahun 2017 memutuskan untuk menetap di Jakarta sebagai sessioan player, arranger, dan songwriter. Selain Deolipa Project, saat ini Eta juga aktif sebagai session gitaris untuk penyanyi solo, seperti Husein Idol dan Juliette Band.

4. Eghay (Keyboard/Sequencer/Backing Vocal)
Keyboardist seribu project ini berasal dari Gorontalo, kepiawaiannya bermain keyboard membuat Eghay dipercaya menjadi additional tetap berbagai band terkenal di Indondesia, diantaranya D’massive, Godbless, Bass Heroes, Laskar, dan berbagai project kolaborasi dengan musisi terkenal di Indonesia.

5. Fikri Khair (Second Guitar)
Aktif mengisi acara regular musik diberbagai tempat, lulusan dari salah satu kampus musik terkenal di Jakarta ini mengambil bass sebagai instrument utamanya. Namun pada band Deolipa Project kali ini Fikri berperan sebagai second guitar.

6. Leo Agustri (Drum)
Aktif sebagai studio session, drummer ini juga menjadi additional dari Kla Project dan band Creed Bersama Amiroez, dll. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed