by

Ketum BKN Apresiasi Polri Soal Penangkapan Teddy Minahasa

-Nasional-128 views

Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofii Mukhlis

Jakarta, JNcom – Penangkapan eks Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Teddy Minahasa Putra atas dugaan jeratan kasus narkoba justru disambut sukacita Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofii Mukhlis. Hal itu disampaikan Rofii saat menemui awak media setelah memberi santunan pada anak jalanan di Jakarta, Sabtu (15/10/2022).

Dalam keterangannya, Rofii menyampaikan syukur dan berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran petugas kepolisian yang mengungkap kasus ini. Atas penangkapan itu, Teddy Minahasa dipastikan batal menduduki kursi kepala di Polda Jawa Timur. Mengingat, tak lama lagi tersangka Teddy Minahasa dijadwalkan akan melangsungkan serah terima jabatan (Sartijab). Sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta . “Alhamdulillah, ini adalah bagian dari cara Allah menyelamatkan Jawa Timur,” ujar Rofii.

Lebih lanjut, sebagai warga asli Jawa Timur, Rofii menuturkan bahwa Jawa Timur adalah tempat yang sakral. Lantunan doa-doa mustajab para Masyayikh, Kiai dan Alim Ulama yang terus mengalir telah diijabah oleh Allah. Sehingga, akhirnya Jawa Timur dijauhkan dari calon pemimpin yang zalim. “Berkat doa-doa beliau kita bisa terhindar dari petaka ini,” ungkap Rofii sembari mengangkat kedua telapak tangannya.

Rofii juga mengungkapkan, penangkapan Teddy adalah wujud tanggung jawab penuh Kapolri dalam memperbaiki citra kepolisian. Sebab, kini satu per satu oknum yang memperburuk citra kepolisian terus diungkap ke publik. Independensi kepolisian setiap harinya semakin baik. Kapolri bersama jajarannya berhasil membuktikan bahwa mereka tak kenal lelah dan tak segan pandang bulu untuk menangkap siapapun yang sengaja merusak citra kepolisian.

“Kasus ini sebenarnya adalah aib kepolisian. Namun saya menganggap ini merupakan keberhasilan kepolisian. Hebatnya kapolri kita, ia terus membongkar aib internalnya tanpa ditutup tutupi. Mau itu bintang dua, bintang satu ataupun tak berbintang, jika terbukti terlibat tindak pidana harus diusut tuntas dan sikat,” beber Rofii.

Rofii menyampaikan secara terperinci bahwa kasus ini juga tak luput dari peran jajaran kepolisian mulai dari Kapolri bersama Kadiv Propam Syahardiantono beserta Kapolda Metro Jaya Fadil Imran dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Rofii menganggap, mereka telah menjadi perantara Allah untuk menyelamatkan Jawa Timur. Mengapa demikian? Rofii membeberkan jika tertangkapnya Teddy bermuara dari penangkapan sejumlah warga sipil yang merupakan jaringan penjualan narkoba kepada oknum kepolisian. Tersangka 4 polisi aktif dan 6 warga sipil itu ditangkap Polda Metro Jaya dan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.

“Allah menyelamatkan melalui hambanya yaitu mereka-mereka kepala dan anggota kepolisian yang tak segan mereformasi institusi kepolisian tanpa pandang bulu dan sat-set,” tegasnya. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed