by

Ketua Inkoppas Andrian Lame: Kami Dukung Terus Selagi Diranah Yang Benar

Jakarta, JNcom – Ketua Koppas Blok A dan juga Pedagang Blok A yang kiosnya terbakar Drs. Ngadiran mengatakan, perkembangan sampai hari terakhir ini saya barusan telepon ke Direktur Teknis (Dirtek) dikatakan suruh nunggu. Mudah-mudakan betul lagi rapat membahas tentang Pasar Blok A.

“Kita berharap betul bahwa ini sudah menjadi kegelisahan teman-teman para pedagang Blok A sudah sangat lama nasibnya tergerus, tergilas bahkan termarginalkan seolah-olah tidak dianggap juga nggak,” ujarnya saat dijumpai dikantor Koppas JL. Kubis I Kel. Pulo Kebayoran Baru, Senin (19/9/2022).

Ngadiran mengungkapkan, sebagaimana pertemuan kami di Agustus lalu, kami mohon paling tidak akhir Agustus kami sudah dapat jawaban. Ternyata ini masuk September masih belum dapat jawaban kepastian. Oleh karena itu kami memohon dengan hormat kepastiannya pasar Blok A Jl. Raya Fatmawati ini mau dibangun segera atau lama, atau menunggu para pedagang kami itu harus turun dulu, ngesot dulu baru mau dipikirkan.

Sekarang itu harapan dari presiden dan gubernur make sure nya untuk rusun itu sebisa mungkin kita dukung dan kita mengapresiasi, diatasnya mau dibangun rusun itu bagus. Karena itu kami memohon jangan karena ada alasan kajian lagi. Kalau kajian dibikin lembur kan gak sampai seminggu tuh, apa karena ngeluarinnya pelit saya gak tahu juga. Jangan pelit untuk rakyat. Toh nanti berapapun biayanya yang akan dikeluarkan itu yang akan bayar para pedagang semua. Biaya rapat, biaya fisik, biaya non fisik semua dihitung dan akan dibayar oleh para pedagang dengan nilai tebus berapa permeternya yang harus dipikul oleh pedagang.

Komisi DPRD sudah ada yang berkunjung ketika itu bersama Wagub ke penampungan pasar Blok A yang terbakar ditampungkan ke Radio Dalam dikunjungi Wagub dan seorang anggota DPRD yang bukan hanya sekali dua kali datang bahkan sempat memberikan bansos kepada warga masyarakat disekitar lokasi pasar ini. Dan ini pun sudah disampaikan. Artinya kalau itu tidak dibahas ditingkat komisi atau ditingkat dewan berarti abai. Upaya yang dilakukan tidak efektif akan pembangunan ini. Kami pun sudah sampaikan ke Presiden dan Gubernur langsung.

Pada kesempatan ini Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), Andrian Lame Muhar SE. M.Si mengatakan, permasalahan di pasar Blok A ini sangat miris, sampai hari ini pembangunannya belum terlaksana ya mungkin wajar saja dimana Ketua Koppas Blok A dalam menyampaikan aspirasinya kencang karena beliau dan teman-teman para pedagang sampai sekarang pasar Blok A belum terbangun.

“Kami dari Inkoppas terus mendorong supaya PD Pasar Jaya cepat beraudiensi dengan Koppas Blok A atau dengan Inkoppas agar cepat terselesaikan pembangunan Blok A ini,” ujarnya.
Menurutnya, Kami sudah berdiskusi dengan Koppas Blok A permasalahan yang ada. Kami mendukung terus apa yang mereka lakukan selagi masih diranah yang benar. Apalagi mereka ingin menuntut hak atas tanah mereka.

Menurut kami tidak masalah, Inkoppas terus mendukung Koppas Blok A dalam memperjuangkan pembangunan pasar yang terbengkalai hampir delapan tahun. Saya dengar juga dari Ketua Koppas Blok A mereka bilang ingin aksi damai karena ingin menuntut keadilan. Inkoppas intinya mendukung apa yang dilakukan Koppas Blok A selagi masih dalam ranah yang benar.

Apabila tidak ditanggapi oleh PD Pasar Jaya ataupun pemprov DKI Jakarta saya rasa wajar saja kalau para pedagang turun ke jalan menuntut haknya mereka, kan seperti itu. Waktunya kian mepet, sebentar lagi Gubernur DKI akan PLT, makanya kita kencang mengaspirasikan karena khawatir nanti Gubernur PLT kemudian harus menunggu lagi bertahun tahun supaya bisa terbangun pasar Blok A ini.

“Sebenarnya apalagi ketakutan Pemprov DKI Jakarta dan PD Pasar Jaya. Kita menggunakan anggaran para pedagang yang nantinya mencicil kiosnya dengan anggaran mereka. Tapi kan surat rekomendasinya dari PD Pasar Jaya dan surat pelaksana developernya dari gubernur. Kan yang ditunggu siapa yang harus membangun kemudian harga kiosnya berapa kan sedang ditunggu para pedagang,” pungkasnya. (Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed