by

Penulis Sinetron “Takdir Cinta Yang Kupilih” Pastikan Karakter Kuat

-Hiburan-92 views

Jakarta, JNcom – Penulis skenario Donna Rosmayna kembali menulis sinetron baru “Takdir Cinta Yang Kupilih” akan tayang di SCTV mulai 5 September 2022 untuk pencinta sinetron setia SCTV.

Donna Rosmayna mengatakan, Sinetron ini bergenre keluarga dan memiliki makna mendalam yang ingin disampaikan. Selaku penulis skenario sinetron ini, ia juga mengatakan bahwa sinetron ini berbeda dengan series sinetron sebelumnya, Ikatan Cinta.

Donna mengembangkan cerita menjadi scene-scene, selain itu pemain sinetron “Takdir Cinta yang Kupilih juga memainkan semua peran mereka dengan hati tulus dan positif sehingga dapat membuat pemirsa terenyuh.

“Ini kali pertamanya bikin genre keluarga dan persahabatan. Bila dibandingkan dengan drama sebelumnya, itu beda,” ungkap Donna Rosmayna dalam wawancara eksklusif sinetron terbaru SCTV “Takdir Cinta Yang Kupilih” secara virtual, Sabtu (3/9/2022) sore.

Menurutnya, sinetron “Takdir Cinta Yang Kupilih” berkisah tentang seorang anak yatim piatu, bernama Novia yang diperankan oleh Alisia Rininta. Jonathan Frizzy yang berperan sebagai Hakim. Bagaimana seorang sahabat bahagia bila melihat sahabatnya bahagia, juga sedih melihat sahabatnya sedih.

Novia seorang anak yatim piatu yang diangkat menjadi anak yang bekerja menjadi chef kemudian menjadi guru TK.

“Cerita awalnya ini soal wanita bernama Novia, ia seorang yatim piatu namun memiliki orang tua angkat yang sayang banget sama dia. Novia ini bekerja jadi chef di salah satu hotel bintang 5, Bandung. Kemudian pada suatu hari ia memutuskan untuk pulang ke Jakarta karena ayah angkatnya ini sakit. Setelah itu ia beralih profesi menjadi seorang guru TK di sekolah bilingual gitu.

Dalam sinetron ini memberikan gambaran seputar keluarga. Tak hanya itu, di dalamnya juga ada unsur kesetiaan, komitmen, hingga persahabatan. sinetron ini dipastikan akan membuat masyarakat serta netizen merasakan campur aduknya kisah perjalanan Novia dan Hakim untuk membangun rumah tangga dan cinta.

“Setelah itu Novia bertemu dengan seorang pemuda yang belum ia kenal, singkat cerita orang tua Novia dan pemuda itu yakni Hakim dijodohkan dan harus menikah. Nah, dari sini mulai deh digambarin gimana sih rumah tangga yang dibangun tapi tidak berdasar dengan cinta.

Seorang Hakim, bukan tokoh jahat, dia berusaha untuk mencintai Novia tapi situasinya tidak mendukung. Saya mencoba tidak ada antagonis hitam banget, semua dibangun dengan rasa dan alasan.

Meski sebagai penulis naskah yang tidak terjun lapangan lihat shooting, diakuinya tetap ikut mengontrol visualnya dari naskah yang ditulisnya.

Bila ada yang kurang, Ia pun langsung komunikasi dengan sutradara atau yang lain. Bahkan soal baju aja atau tas turut saya kritisi, semoga dengan demikian bisa terjaga baik.

Jonathan Frizzy atau Alisia Rininta mampu mendeliver perannya dengan baik. Bagaimana rasa bersalah Hakim dan lugu, naif nya Novia.

Bagi seorang penulis naskah, yang terpenting dalam sebuah cerita adalah karakter yang kuat. Kalau ada karakter yang kuat, konflik akan mengikuti. Mereka akan hidup dengan sendirinya.

Pada kesempatan itu Alisia Rininta dan Jonathan Frizzy lebih banyak bercerita pengalaman mereka menjalani syuting. Terlebih Alisia baru pertama kali beradu akting dengan Ijonk sapaan akrab Jonathan Frizzy.

Meski begitu, Alisia mengaku tidak mengalami kesulitan saat berakting dengan Ijonk. Sebab Alisia mengaku memiliki frekuensi yang sama, sehingga bisa dengan mudah menjalin komunikasi dan chemistry. Sinetron “Takdir Cinta Yang Kupilih” ada banyak adegan menarik.

“Sejauh ini saya merasa bahwa kita memiliki banyak kecocokan dan frekuensi yang sama. Sehingga tidak ada kesulitan saat harus beradu akting,” jelas Alisia.

Diungkapkannya, pengen banget ketemu untuk diskusi dengan penulisnya. Sebelumnya hanya dengan sutradara sampe bilang “adegan ini bagus banget.

Sementara bagi Ijonk sapaan Jonathan Frizzy, menurutnya jalan cerita yang begitu bagus dalam sinetron ini menuntutnya untuk menjalankan peran dengan sepenuh hati.

Tidak ada kesulitan selama proses syuting. Memainkan peran Hakim justru memacu untuk lebih baik lagi.

Hal ini dilakukan agar dia bisa menjiwai peran yang dimainkan, sehingga pesan-pesan yang tersimpan di balik cerita ini bisa tersampaikan.

“Ada scene yang santai tapi agak mendalam. Kita semangat untuk menyampaikan ke adegan,” ujarnya.

Sinetron “Takdir Cinta Yang Kupilih” akan menemani para penggemar setia SCTV setiap hari mulai 5 September 2022 pukul 21.15 WIB. Jangan lewatkan, saksikan terus. (Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed