by

Kapolri Perintahkan Tangani Kasus Ferdy Sambo Sesuai Prosedur, Diabaikan?

-Nasional-126 views

Jakarta, JNcom – Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan menguak soal arahan Kapolri. Sebagaimana diberitakan Tempo, pada malam setelah kejadian pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Hendra dan Benny menyatakan bertemu dengan Kapolri pada Jumat malam, 8 Juli 2022, setelah mendapat perintah untuk bertemu Kapolri usai dihubungi Kakorspripim Kapolri Kombes Dedi Murti. Saat itu, Benny dan Hendra sedang berada di di kantornya.

Kepada Kapolri, Hendra dan Benny kemudian melaporkan cerita yang mereka dengar dari Sambo. Listyo Sigit pun memberikan arahan agar kasus ini ditangani sesuai prosedur dan mengabaikan bahwa peristiwa ini terjadi di rumah dinas Kadivpropam Polri.

Perintah Kapolri agar kasus itu ditangani sesuai prosedur tampaknya tak diindahkan. Buktinya, mereka terlibat dalam sejumlah upaya menghalangi penyidikan. Misalnya soal mengawal pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik Polres Jakarta Selatan agar dilakukan di Biro Paminal.

Brigjen Hendra Kurniawan sempat menyatakan bahwa hal itu dia lakukan atas perintah Sambo. Dia mengaku mendapatkan telepon dari Sambo pada Sabtu pagi, 9 Juli 2022.

“Bro, untuk pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik Selatan di tempat Bro aja ya. Biar tidak gaduh karena ini menyangkut Mbak-mu, masalah pelecehan,” kata Hendra menirukan perintah Sambo.

Sambo juga disebut meminta agar Bharada E cs tak lagi di tahan. Permintaan itu dilontarkan Sambo usai penyidik Biro Paminal Polri melakukan rekonstruksi di rumah dinasnya di Komplek Polri Duren Tiga.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menolak berkomentar soal isi BAP Ferdy Sambo tersebut. Dia menyatakan hal itu masuk ke ranah hukum. Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, pun tak mau berkomentar soal ini. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed