by

Soal Kasus Kematian Brigadir J, Ini Sikap GPI

-Nasional-108 views

Jakarta, JNcom – Menyikapi gonjang-ganjing kasus kematian Brigadir Novriansyah Josua Hutabarat (Brigadir J) yang menyeret 97 Personil, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP-GPI) menyatakan sikap :

1. Meminta kepada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), untuk memberikan penghargaan kepada Kapolri terhadap ukiran prestasi yang telah dicapai dalam memimpin Kepolisian Republik Indonesia.

2. Dalam rangka menyelamatkan Institusi Polri dan membersihkan Polri dari para mafia, maka kami meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera menonaktifkan Kapolri dan membentuk Tim Independen.

3. Untuk menghindari arogansi Polri, kewenangan dan kekuasaan Polri yang berlebihan. Maka kami meminta agar Polri menjadi di bawah Menteri Dalam Negeri atau Kembali di bawah Tentara Nasional Indonesia.

4. Mendukung saudara Ferdy. Sambo untuk membongkar semua persekongkolan dan para mafia di internal Institusi Polri. Sehingga Polri benar-benar menjadi Lembaga penegak hukum yang bersih, humanis dan mengayomi seluruh masyarakat.

“Sikap ini berdasarkan hasil Diskusi Terbatas yang dilaksanakan oleh GPI,” ujar Koordinator Tim Diskusi Terbatas PP GPI, Khoirul Amin dalam konferensi pers markas GPI, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Menurutnya, Polisi yang diduga terlibat dalam pembunuhan Brigadir J tersebut telah menyita perhatian seluruh rakyat Indonesia. Ia menilai seharusnya mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Karena sepanjang sejarah Institusi Polri berdiri, belum pernah ada persekongkolan jahat yang begitu sistematis dan masif serta melibatkan begitu banyak personil Polisi.

“Semua ukiran prestasi tersebut tidak bisa lepas dari faktor keberhasilan seorang pemimpin dalam memimpin institusinya tersebut. Apa yang dilakukan oleh bawahan akan membawa dampak bagi pimpinannya,” ungkapnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed