by

Soal Isu Penghapusan Tunjangan Profesi Guru, Ini Tanggapan Kemendikbudristek

-Nasional-56 views

Jakarta, JNcom – Isu mengenai dihapuskannya tunjangan profesi guru dalam rancangan undang-undang sistem pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) menuai protes dari kalangan guru di Indonesia yang dinilai mengancam kesejahteraan guru, kualitas pendidikan dan timbulnya keengganan generasi muda untuk menjadi guru.

Menanggapi kondisi tersebut, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Iwan Syahril menegaskan, dalam RUU Sisdiknas pemerintah berupaya bagaimana guru-guru di Indonesia mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik.

“Yang perlu digarisbawahi adalah RUU Sisdiknas mengatur guru yang sudah mendapatkan tunjangan profesi melalui proses sertifikasi baik ASN maupun non ASN akan tetap mendapatkan tunjangan tersebut hingga pensiun sepanjang mereka memenuhi persyaratan,” ujar Iwan dalam konferensi pers virtual, Senin (29/8/2022).

Untuk guru ASN yang belum mendapatkan tunjangan profesi guru, kata Iwan, maka otomatis akan mendapatkan tunjangan kenaikan pendapatan yang diatur dalam UU ASN tanpa menunggu antrian panjang. Sementara untuk guru non ASN, penambahan penghasilan akan diberikan melalui peningkatan profesionalisme.

“Pada intinya pengaturan yang diusulkan oleh RUU Sisdiknas adalah bagaimana guru-guru kita yang sudah mendapatkan penghasilan itu tetap dijamin setelah mereka pensiun. Memperjuangkan agar guru mendapatkan kesejahteraan yang layak merupakan tujuan utama pemerintah. Kami mengajak para guru dan masyarakat memberikan masukan dan saran yang konstruktif dan mengawal RUU Sisdiknas ini secara bersama-sama,” pungkasnya. (my)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed