by

Anak Muda Penentu Tinggi Rendahnya Tingkat Partisipasi Politik 2024

-Nusantara-295 views

Jakarta, JNcom – Kalangan kaum muda/millenial akan mementukan arah politik dan pembangunan pada 2024.Tercatat jumlahnya mencapai 68 juta jiwa sehingga kaum muda dan politik tidak bisa dipisahkan.

Menurut M. Arwani Thomafi kaum muda adalah entitas yang tidak bisa tergantikan. Semua memiliki kekuatan  dalam membangun kemerdekaan Indonesia.Belum lagi kaum muda memiliki semangat inovasi dan kreatifitas tinggi.

“Kita menemukan tokoh muda adalah entititas dalam pergerakan  Indonesia. Semisal para tokoh pendiri bangsa,”ujar M.Arwani Thomafi selaku Sekjen DPP PPP kepada JURNALNUSANTARA,COM, di Jakarta, Jumat (29/07/2022).

Ditempat yang sama Doly Sangadji, SH menguraikan Pemuda Persatuan (PP) adalah organisasi otonom dari PPP yang menjalankan program dan kebijakan partai dan tentu PP sebagai organisasi otonom PPP mampu menjabarkan kebijakan dan program partai kepada pemuda seluruh Indonesia.  Menjelang kontestasi pemilu 2024.

“Jadi Pemuda Persatuan PPP mengambil posisi dikalangan Milenial maupun generasi Z,”terang Doly Sangadji, SH selaku Ketum Pemuda Persatuan.

Doly menambahkan, dalam pemilu 2024 tentu kita melihat bahwa anak muda ini adalah aset berharga karena mempunyai kekuatan tersendiri . Paling tidak suaranya sangat berpengaruh dalam kontestasi pemilu 2024. Baik dalam perhitungan suara maupun mengembang opini publik di masyarakat.

“Anak muda satu satunya kelompok menentukan tinggi rendah tingkat partisipasi politik,” urainya.

Doly menyatakan Pemuda Persatuan PPP membuat membuat dialog Nasional ini membuka semua unsur dikalangan pemuda yang beropini dan bergagasan sehingga ada satu rekumendasi yang dihasilkan dari diskusi ini. Lanjut Doly, Jumlah pemilih anak muda dianrata usia 21 hingga 30 tahun dalam pemilu.

“Kali ini mungkin di pemilu 2024 sekitar 45 juta pemuda untuk ikut dalam pesta demokrasi di 2024. Maka saya memandang bahwa sekitar 60 % dari jumlah pemilih adalah kalangan Milenial,” imbuhnya.

Artinya tambah Doly ini datangnya dari generasi Z. Sehingga suara generasi Milenial dan generasi Z. Akan berbicara di pemilu 2024.

“Oleh karena itu kita harus melakukan pendekatan dengan generasi Milenial dengan cara memahami keinginan , harapan serta pemikiran politik mereka,” tegasnya.

Seperti diketahui problema sering kali muncul dalam pemahaman terhadap generasi muda/ Z ini adalah persoalan politik yang berbeda dalam dinamika cara pandang. Oleh karena itu harus ada media komunikasi yang intens untuk menterjemahkan pemikiran generasi milenial.

Hasilnya adalah hari ini telah membuat Dialog nasional adalah bagian dari implementasi pemikiran pemikiran generasi muda.

Turut sebagai pembicara dalam dialog nasional ini selain Sekjen DPP PPP dan Ketum Pemuda Persatuan juga hadir antara lain Ilyas Indra  Damar Jati Ketum DPP KNPI, Bob Hasan Ketum DPP Arum,
Berkah Patimahu Direktur Sinergi Data Indonesia, Ahmad Zaki Iskandar/ketua DPD Golkar DKI Jakarta.( Diwakilkan oleh Fauzan) dan Thobahul  Aftoni sekjen. PP. GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah). (s handoko)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed