by

Rektor Unhan Disematkan Gelar Profesor, Menhan : Tingkatkan Kualitas dan Kapasitas Intelektual Kembangkan Ilmu Pertahanan

-Nusantara-212 views

Bogor, JNcom – Universitas Pertahanan RI  menggelar sidang senat terbuka Pengukuhan Gelar Profesor (Guru Besar Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Sosiologi Keamanan FKN Unhan RI Kepada Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian.,S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU yang dilaksanakan melalui daring dan luring bertempat di Aula Merah Putih Unhan RI Kawasan IPSC Sentul-Jawa Barat. Kamis, (3/6).

Sidang Senat Terbuka dibuka oleh Ketua Dewan Guru Besar Unhan RI Laksamana TNI (Purn) Prof. DR. Marsetio, S.I.P., M.M sekaligus membaca sambutan Menhan RI Prabowo Subianto. Dan dihadiri oleh pejabat Kementerian/Lembaga
Ketua Dewan Guru Besar Unhan RI dalam sambutan Menhan RI menyampaikan ucapan selamat kepada Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian, ST., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU atas prestasi pencapaian jabatan akademik tertinggi. Prestasi yang membanggakan ini tertuju tidak saja kepada pribadi tetapi juga kepada institusi Universitas Pertahanan RI.

“Universitas Pertahanan RI dapat terus mendorong para dosennya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas inteletualnya mengembangkan ilmu pertahanan,” kata Ketua Dewan Guru Besar Unhan RI Laksamana TNI (Purn) Prof. DR. Marsetio di Aula Merah Putih, Unhan.

Mantan KASAL ini berharap Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Gelar Profesor ini dapat memberi nuansa akademik yang kondusif kepada segenap Sivitas Akademika Universitas Pertahanan RI sekaligus teladan memberi semangat kepada para dosen dan mahasiswa meningkatkan prestasi akademiknya.

Selanjutnya, Ia menjelaskan bahwa penting bagi Unhan RI meningkatkan prestasinya agar lebih banyak lagi dosen yang dapat menjadi profesor sebagai salah satu misi dalam mewujudkan visi mencapai World Class Defense University pada tahun 2024.
“Semakin banyak para dosen yang menjadi profesor tentunya dapat meningkatkan akreditasinya baik pada tataran nasional, regional dan internasional,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan mendorong Universitas Pertahanan RI untuk terus berbenah meningkatkan kapasitas institusinya setara dengan Universitas Pertahanan di negara-negara maju lainnya di dunia. “Pasalnya, peran Unhan RI sangat penting dalam upaya ikut serta menyukseskan program pemerintah mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Kemudian, Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Amarulla Octavian.,S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., CIQaR., IPU memaparkan orasi ilmiah yang berjudul  “Masyarakat Maritim 5.0 dan Ancaman Keamanan Maritim Digital”, dalam orasinya disebutkan bahwa konstruksi masyarakat maritim masa depan dapat dilihat dengan munculnya embrio masyarakat maritim 5.0 dengan massifnya penggunaan teknologi digital, pemanfaatan Big Maritime Data dalam praktik-praktik keseharian di masyarakat. “Meskipun secara umum persoalan-persoalan yang sifatnya struktural maupun kultural masih banyak terdapat di dalam masyarakat kita, namun kemajuan teknologi tak mungkin bisa dibendung,” imbuhnya.

Dia menuturkan, perkembangan teknologi digital oleh industri maritim nasional yang memungkinkan pertumbuhan ekonomi melaju kencang, harus juga dibarengi dgn upaya perlindungan dan konservasi lingkungan laut, pengurangan polusi, termasuk memastikan laut kita dpt terus menerus bertahan untuk menyediakan sumber makanan bagi anak cucu di masa depan (blue economy).

Dan keterlibatan masyarakat di dalam upaya mengatasi ancaman keamanan maritim digital baik yang melibatkan aktor-aktor negara maupun non negara yang secara sosiologis berada pada level mikro maupun meso. “Pelibatan masyarakat tersebut dalam upaya menghadapi ancaman keamanan maritime siber jenis tertentu dapat membantu mengisi kekosongan (filling the gap) yang belum bisa dipenuhi oleh Negara,” tutupnya. (SR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed