by

Proses Seleksi Pemilihan Anggota Baru BPH MIGAS Dinilai Cacat Hukum Administrasi

Jakarta, JNcom – Persatuan Insinyur Profesional Indonesia (PIPI) berharap Pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk membatalkan pencalonan anggota BPH MIGAS, mengingat pedoman seleksi calon BPH MIGAS menyalahi aturan yang selama ini berlaku.

“Jadi PIPI berharap kepada Presiden/ Wakil Presiden dan Menteri ESDM untuk membatalkan proses seleksi pemilihan anggota baru BPH MIGAS karena syarat kepentingan dan cacat hukum administrasi serta tidak proporsionalnya persyaratan anggota baru,” ujar IR.Raswasi,MM selaku Chairman PIPI kepada JURNALNUSANTARA.COM, di Jakarta, Rabu (12/05/2021)

Dikatakan Raswari PIPI hanya melihat BPH MIGAS sangat ini stategis untuk pengembangan energi kedepan dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri khususnya untuk industri.

“Seleksi Anggota baru BPH MIGAS harus direvisi sesuai dengan aturan-aturan yang ada atau membuat seleksi ulang dengan ketentuan peraturan yang sebelumnya yang disepakatin dan disetujuin,”imbuhnya.

Menurut Raswari dari segi pemilihan tidak memenuhi syarat dari peraturan yang sudah berjalan ditambah uji kelayakan di DPR belum berjalan. terlebih pada usia yang dibatasi dari 40-60 tahun ini harus ada dasarnya.

“Pencalonan anggota baru BPH MIGAS harus dibatalkan. Bagi anggota yang sudah lulus dipersilahkan mengikuti seleksi ulang.Terpenting harus mencantumkan dua anggota baru dari anggota kepengurusan lama BPH MIGAS supaya handover dan berkesinambungan,”tuturnya

Secara profesional tambah Raswari PIPI tidak berhubungan langsung dengan proses pemilihan ini, sifatnya hanya memberi masukan jika ada pelanggaran apapun keputusannya PIPI mengikuti saja.Karena sejauh ini tidak mengetahui proses berjalannya seleksi.

“Saya berharap pemilihan ini dibatalkan selain kurang transparan juga kurang mengakomodir berbagai unsur,”tandasnya.(han)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed