by

Polri Berhasil Mengungkap Penyelundupan 2,5 ton narkoba Asal Timur Tengah

-Nasional-88 views

Jakarta, JNcom – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada Bareskrim Polri atas keberhasilan mengungkap penyelundupan narkotika jenis shabu asal Timur Tengah seberat 2,5 ton yang berhasil diungkap dari 3 lokasi yaitu Aceh besar, Aceh dan Daan Mogot Jakarta. Kapolri mengatakan, keberhasilan tersebut seiring dengan instruksi Presiden untuk selalu melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pengedar dan bandar narkoba.

“Polri bekerjasama dengan bea cukai dan Lapas berhasil menangkap 18 orang tersangka warga Indonesia, 1 diantaranya warga Nigeria. Bahkan diantara mereka ada terpidana di Lapas namun mereka masih menjadi pengendali jaringan narkoba internasional,” ujar Kapolri dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara, Rabu (28/4/2021).

Dari total barang bukti, kata Kapolri, apabila diuangkan mencapai Rp.1,2 triliun. Jika dilihat dari sisi bahayanya, maka dengan diamankannya barang bukti 2,5 ton shabu bisa menyelamatkan 10,1 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba ini.

“Saya perintahkan kepada jajaran Polri untuk terus menindak tegas penyalahgunaan narkoba. Tidak ada toleransi untuk pengguna ataupun pelaku narkoba. Saya juga meminta jajaran Polri untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memonitor sehingga peredaran narkoba bisa kita cegah semaksimal mungkin,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, ditengah kesibukan pemerintah menghadapi pandemi Covid-19 dan upaya memulihkan perekonomian, pemerintah masih bisa memberikan perhatian terhadap upaya-upaya ilegal seperti penyelundupan ini. Sri Mulyani berjanji untuk terus bersinergi melakukan penanganan dan pengawasan untuk melindungi masyarakat dari tindakan-tindakan ilegal.

“Kami diberikan amanat oleh Presiden untuk bersama-sama Polri dalam rangka menciptakan Indonesia yang bebas narkoba. Jika melihat kasus dari tahun ke tahun yang meningkat, mengingatkan kita agar terus waspada. Kita tidak ingin situasi pandemi ini dimanfaatkan oleh pihak yang berupaya melakukan penyelundupan narkoba,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed