by

Sertijab Mentan, Amran Katakan Siap Bantu Mentan Baru Syahrul Yasin Limpo

-Nasional-1,568 views

Jakarta, JNcom – Menteri Pertanian kabinet kerja Amran Sulaiman melakukan serah terima jabatan dengan menyerahkan memori jabatan kepada Menteri Pertanian Syarul Yasin Limpo kabinet Indonesia maju di gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Amran mengungkapkan dirinya merasa
yakin bahwa beliau (Syarul Yasin Limpo) dapat membawa pertanian akan lebih baik, karena kata Dia, dirinya tahu kapasitas sosok beliau. “Beri dukungan penuh dan untuk abangku, saya siap untuk dipanggil dan membantu kapan saja dibutuhkan,” kata Amran dalam kata sambutan nya.

Lebih lanjut, Dia mengatakan apa yang sudah dicapai selama lima tahun dan apa yang belum selesai agar menjadi estafet untuk dilanjutan. Pasalnya, menurut putra Makassar ini, hal strategis ini yang jadi pertanyaan oleh bpk presiden Jokowi. “Bahkan presiden selalu menanyakan tentang pangan, luar biasa bapak presiden kita itu,” ungkapnya.

“Sekarang ini Indonesia berdaulat bukan lagi swasembada,” tegasnya. Indonesia negara besar, banyak negara-negara iri dengan Indonesia. Hal ini, sudah dibuktikan selama lima tahun oleh kepimpinan presiden Jokowi.

Kemudian, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kepimpinan nya menginginkan kinerja semuanya lebih bagus dari kementerian lain. “Baik itu dari ASN nya maupun sampai tukang sapu di kementerian ini harus bagus,” ujarnya.

Menteri yang banyak menjabat didaerah nya ini ingin Kementerian Pertanian mempunyai kontribusi yang besar untuk bangsa dan negara. Untuk itu, pejabat yang memegang jabatan struktural, harus bertanggungjawab padanya. “Saya akan lihat apa yang bisa dilakukan untuk negeri ini bagi pejabat-pejabat dan yang lainnya. Mari kita belajar untuk menata cara kerja kita yang produktif. Saatnya hari ini, kita harus kerja keras untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

“Mari kita kerjasama dan bantu saya, karena ini baru bagi diri saya. Saya terbiasa kerja cepat tanpa sekat, tidak terlalu tegang,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya mengakui jarang melakukan pekerjaan di ruangannya. Mungkin nanti akan kerja diruang dirjen, bahkan tukang sapu. Bahkan mengaku paling banyak kerja di atas mobil dan di atas pesawat. “Paling hanya satu kali kerja diruangan saya, selebihinya ya itu tadi,” ungkapnya.

“Intinya, kita inikan ingin kerja, ibadah dan hanya takdir yang akan pisahkan itu. Yang terpenting adalah saya menyambung apa yang dikatakan Amran. Dan ini harus diteruskan agar dapat mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia lebih baik dan besar,” tandasnya. (SR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed