Metropolitan

Matakin Provinsi DKI Jakarta Apresiasi Peran KLA Perkuat Kerukunan Lintas Agama

×

Matakin Provinsi DKI Jakarta Apresiasi Peran KLA Perkuat Kerukunan Lintas Agama

Share this article

Jakarta, JNcom – Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi DKI Jakarta, Ws. Liem Liliany Lontoh, S. Pd., S.E., M.Ag, menyampaikan apresiasi peran Komite Lintas Agama (KLA) yang selama lima tahun terakhir konsisten menjaga dan merawat silaturahmi antar umat beragama di Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Menurut Ws. Liem Liliany Lontoh, keberadaan Komite Lintas Agama yang didirikan oleh Yohanes Rudy memiliki makna strategis di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya bukanlah penghalang, melainkan kekuatan besar apabila dikelola dengan semangat saling menghormati dan dialog yang berkelanjutan.

“Selamat ulang tahun ke-5 untuk Komite Lintas Agama. Selama lima tahun ini, KLA telah menjadi ruang bersama yang menyejukkan, tempat bertemunya para tokoh agama untuk saling memahami, berdialog, dan menjaga persaudaraan antar umat beragama,” ujar Ws. Liem Liliany Lontoh.kamis (15/1/2026)

Ia menegaskan bahwa silaturahmi lintas iman bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan kerja nyata yang harus terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui dialog, kerja sosial bersama, serta sikap saling empati, potensi konflik berbasis perbedaan dapat dicegah sejak dini.

Dalam pandangannya, ajaran Konghucu menjunjung tinggi nilai harmoni, kebajikan, dan cinta kasih, yang sejalan dengan semangat yang selama ini diusung oleh KLA.

Oleh karena itu, Matakin DKI Jakarta mendukung penuh setiap upaya yang dilakukan KLA dalam memperkuat toleransi dan persatuan bangsa.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kedamaian.
Kerukunan antar umat beragama adalah fondasi penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
KLA telah menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kita untuk bekerja bersama demi kemanusiaan dan persatuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ws. Liem berharap agar KLA ke depan semakin solid dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda dalam membangun sikap toleran, inklusif, dan saling menghargai. Ia juga mendorong agar sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat demi terciptanya kehidupan sosial yang rukun dan damai.

Peringatan lima tahun Komite Lintas Agama ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama bahwa persaudaraan antar umat beragama bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, KLA diharapkan terus menjadi jembatan dialog, perekat persatuan, serta penjaga nilai-nilai kebhinekaan di Indonesia. (han)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *