Jakarta, JNcom — Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang kini berusia 80 tahun pada Minggu, 5 Oktober 2025 menjadi momentum refleksi semangat TNI yang modern, profesional, dan selalu hadir untuk rakyat.
Dengan mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, menggambarkan TNI yang responsif, adaptif, integratif, serta mampu menghadapi tantangan zaman baik di darat, laut, maupun udara.
HUT TNI yang diperingati setiap tanggal 5 Oktober ini merujuk pada pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, tak lama setelah Indonesia merdeka.
Kala itu, TKR dibentuk sebagai reaksi atas kedatangan tentara Inggris yang ternyata membawa misi terselubung mengembalikan kekuasaan Belanda. Presiden Soekarno pun langsung menunjuk Supriyadi sebagai Panglima Tertinggi TKR, yang juga merangkap jabatan sebagai Menteri Keamanan Rakyat.
Seiring waktu, TKR mengalami berbagai transformasi, hingga akhirnya pada 3 Juni 1947, seluruh kekuatan perjuangan bersatu dalam satu wadah yang kini kita kenal sebagai TNI Tentara Nasional Indonesia.
Di momen penuh makna ini, berbagai ucapan selamat dan dukungan mengalir dari seluruh penjuru negeri. Salah satunya datang dari advokat Terkenal DKI Jakarta, Yoshua Sihotang, SH.
“Dirgahayu TNI ke-80! Semoga seluruh prajurit diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberanian untuk terus menjaga Indonesia. TNI makin solid, makin kuat, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Ibu Pertiwi. NKRI harga mati!” ujarnya.
Yoshua juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat TNI dalam menjunjung tinggi motto “Tri Dharma Eka Karma”semangat pengabdian dari tiga matra (Darat, Laut, Udara) dalam satu tekad juang untuk Indonesia.
Menurutnya, 80 tahun bukan waktu yang singkat. Di bawah semangat “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, TNI terus membuktikan eksistensinya sebagai penjaga kedaulatan negara yang semakin modern dan dekat dengan rakyat. Selamat Ulang Tahun ke 80 TNI Terus jaya di darat, laut, dan udara. ( Berlian)











