Jakarta, JNcom — CEO AstraPay Rina Apriana menyampaikan, perjalanan AstraPay selama lima tahun tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan regulator, mitra strategis, hingga komunitas anak muda. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci mendorong inklusi keuangan Nasional. Hal tersebut disampaikan Rina dalam acara Dialog Inspiratif AstraPay 2025 bertema “#ApaAjaBisa: Saatnya Anak Muda Ambil Peran” sekaligus merayakan HUT ke-5 Astra Pay, Selasa (1/7/2025), di Menara Astra, Jakarta.
“Lima tahun lalu, AstraPay lahir dengan satu misi: menghadirkan solusi transaksi digital yang simple, secure, dan reliable untuk seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda dan UMKM. Hari ini, kami bersyukur AstraPay telah dipercaya oleh lebih dari 16,2 juta pengguna, dengan total transaksi mencapai 220,4 juta kali, dan nilai transaksi kumulatif sebesar Rp135,9 triliun,” ungkap Rina.
AstraPay, kata Rina, juga terus memperkuat ekosistemnya, didukung oleh 43 Astra Business Units serta kolaborasi dengan 126 mitra strategis di dalam dan luar Grup Astra, termasuk Halodoc, MyPertamina Sayurbox, MRT Jakarta, Transjakarta, dan TransJogja. Selain itu, AstraPay telah hadir di lebih dari 27.000 merchant ORIS di seluruh Indonesia, membuka akses transaksi digital yang mudah, efisien, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Rina juga menegaskan, komitmen AstraPay terhadap generasi muda tak hanya terlihat dari sisi pengguna — 6044 pengguna AstraPay adalah anak muda — namun juga di internal perusahaan, di mana 904 karyawan AstraPay adalah gcncrasi muda yang setiap hari mendorong inovasi dan pertumbuhan.
“Inilah bukti bahwa AstraPay adalah platform yang dibangun, dijalankan, dan berkembang bersama generasi muda Indonesia,” tegasnya.
Deputi Direktur Bank Indonesia, Elyana K. Widyasari mengingatkan pentingnya percepatan digitalisasi sistem pembayaran sebagai tulang punggung inklusi keuangan nasional.
“Indonesia tengah menikmati bonus demografi, namun daya beli generasi muda dan kelompok menengah bawah masih menjadi tantangan. Kolaborasi pelaku industri seperti AstraPay sangat dibutuhkan untuk meningkatkan literasi finansial di kalangan anak muda,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Financial Expert Aliyah Natasha bahwa di tengah tekanan ekonomi, anak muda memiliki senjata ampuh berupa literasi digital dan kemampuan adaptasi tinggi.
“Transaksi digital bukan lagi gaya hidup, tapi soal survival. Aplikasi seperti AstraPay membantu anak muda mengontrol cashflow, budgeting, hingga cashless transaction yang efisien,” jelas Aliyah.
Ia mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam perputaran ekonomi melalui konsumnsi bijak dan pemanfaatan piatform digital.
Sementara itu, VP Partnership AstraPay Karnanda Kurniardhi memaparkan kontribusi nyata AstraPay sebagai solusi keuangan digital yang ringan, relevan, dan ramah generasi muda. Beberapa inisiatif unggulan AstraPay meliputi Fitur Hemat (Cashback, promo, dan reminder tagihan), Fitur Kontrol (Histori transaksi untuk monitoring keuangan), dan Fitur Loyalitas (Komunitas pengguna aktif dan program engagement)
Dalam momentum tersebut, Astra Pay juga memberikan apresiasi terhadap karya-karya tulis inspiratif melalui pengumuman pemenang Anugerah Jurnalistik AstraPay 2025, sebuah kompetisi terbuka bagi jurnalis, blogger, hingga masyarakat umum yang memiliki minat di bidang literasi keuangan. (Zah)











