Semarang, JNcom – Hari Kartini yang jatuh pada 21 April diperingati oleh berbagai kalangan baik di lingkungan instansi pemerintahan khususnya Sekolah. Seperti yang terjadi di SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa Kabupaten Semarang puncak acara hari Kartini tahun 2026 ini diadakan berbagai lomba. Menariknya peserta lomba bukan dari siswa/i tapi juga dari kalangan guru.
Kepala Sekolah SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa, Bambang G mengatakan, hari Kartini tahun ini yang bertema “Keteladanan RA Kartini” perlu kita gelorakan lagi sehingga anak-anak khususnya perempuan bisa meneladani, sementara bagi kaum laki-laki memberikan semacam inspirasi untuk menghormati dan menghargai perempuan.
Lanjut Bambang, bertepatan Hari Kartini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ditiadakan dan diganti dengan pembangunan karakter dengan saling menghargai, menghormati dan membangun kedisiplinan.
”Giat Kartini tahun ini ada lomba Kebersihan, menata/menghias Tumpeng, serta menghias kelas,” ungkap Bambang.
Kegiatan ini juga bertujuan agar anak-anak mampu mengelaborasi sejarah perjuangan RA Kartini melalui story telling termasuk guru, juga ada lomba menghias tumpeng dengan juri para siswa-siswi berkolaborasi antara guru dan siswa.
Hari Kartini terselenggara atas kolaborasi antara OSIS melalui koordinasi dengan team kesiswaan serta melibatkan Komite karena dalam hal keuangan pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan Komite termasuk mengakomodasi teman-teman guru yang sudah bersertifikasi yang diharapkan dapat lebih berkontribusi.
Menengok kebelakang, SMK Islam Sudirman 1 berdiri sejak tahun 1981 yang sebelumnya bernama SMEA. Untuk tahun ajaran 2025/2026, jumlah siswa mencapai 535 siswa yang terbagi dalam 2 jurusan yaitu Akutansi dan tata Busana Butik.
”Harapan ke depan SMK Islam Sudirman di bawah naungan Yayasan Pusat Islam Sudirman (YAPIS) Ambarawa tetap eksis bertumbuh dan berkembang ditengah persaingan yang ketat antara SMK satu dengan SMK lainnya dengan radius yang cukup berdekatan ini,” pungkas Bambang.(NANO)











