Nasional

Pengamanan Nataru Berjalan Kondusif

×

Pengamanan Nataru Berjalan Kondusif

Share this article

Jakarta, JNcom – Langkah proaktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan nasional pada penghujung tahun 2025 membuahkan hasil signifikan. Keberhasilan aparat dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sebelum terjadi telah menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat yang merayakan pergantian tahun dengan penuh ketenangan di berbagai penjuru tanah air.

Kabareskrim Polri Komjend Syahardiantono sebelumnya mengungkapkan bahwa pengawasan ketat yang dilakukan jajaran kepolisian berhasil menggagalkan sedikitnya 20 rencana serangan yang melibatkan anak di bawah umur. Selain itu, tujuh orang terduga pelaku berhasil diamankan selama periode pengamanan ketat di momen akhir tahun 2025 tersebut.

Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, memberikan pandangannya terhadap pencapaian tersebut. “Kita harus mengakui profesionalitas Kabareskrim dan seluruh jajaran dalam melakukan pemetaan risiko yang akurat. Keberhasilan menggagalkan 20 rencana serangan adalah prestasi besar yang menyelamatkan banyak nyawa dan menjaga marwah keamanan nasional di mata dunia,” kata Edi Homaidi dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1/2026).

Pencapaian ini mencerminkan sinergi yang kuat antara fungsi intelijen dan penegakan hukum di tubuh Polri. Pola penanganan yang mengedepankan pencegahan dini (pre-emptive strike) terbukti efektif dalam meminimalkan ruang gerak kelompok radikal yang berupaya memanfaatkan momentum keramaian publik di akhir tahun.

Sorotan juga tertuju pada keterlibatan anak di bawah umur dalam rencana serangan tersebut. Polri dinilai sangat cermat dalam mengidentifikasi pola baru rekrutmen jaringan ekstremisme, sehingga langkah penyelamatan terhadap generasi muda dari paparan radikalisme dapat dilakukan secara tepat dan cepat.

Edi Homaidi menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan Bareskrim tidak hanya tegas secara hukum, tetapi juga menunjukkan sisi humanis kepolisian. “Langkah tegas namun terukur yang ditunjukkan Bareskrim memberikan rasa aman yang substansial. Masyarakat tidak merasa terintimidasi, justru merasa terlindungi dengan adanya pengawasan ketat yang tetap mengedepankan nilai-nilai hukum,” jelasnya.

Stabilitas keamanan yang tercipta selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menatap tahun baru. Kondisi keamanan yang terjaga tanpa insiden berarti menunjukkan bahwa skema pengamanan yang dirancang Polri berjalan sesuai dengan rencana operasional yang matang.

Berbagai elemen masyarakat menilai capaian zero terrorist attack sepanjang libur akhir tahun sebagai bukti nyata kehadiran negara. Kesigapan personel di lapangan yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi pengawasan dinilai menjadi kunci utama dalam mematahkan niat para pelaku terorisme.

Sebagai penutup, Edi Homaidi menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga tren positif keamanan nasional. “Keberhasilan pengamanan akhir 2025 harus menjadi standar baru bagi Polri dalam menghadapi tantangan keamanan ke depan. Kami di KMI memberikan dukungan penuh kepada Kabareskrim untuk terus memperkuat stabilitas nasional demi kemajuan Indonesia,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *