May 21, 2024

Jakarta, JNcom – Aksi demontrasi di depan kantor pusat Bank BTN, Selasa (30/4/2024), yang dilakukan oleh sejumlah orang nasabah yang mengaku menjadi korban investasi yang mengatasnamakan produk investasi Bank Tabungan Negara (BTN) dinilai salah sasaran. Pasalnya, pihak Bank BTN membantah bahwa Bank BTN tidak mengeluarkan produk investasi sebagaimana yang ditawarkan kepada para nasabah.

Aksi demontrasi yang diwarnai dengan pembakaran ban tersebut menyebabkan aktivitas karyawan terganggu. Dalam aksinya, para demonstran mengaku dana yang diinvestasikan tersebut raib setelah melakukan transaksi investasi.

Sementara itu, pihak Bank BTN mengaku bahwa Bank BTN sendiri telah bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk menangkap pelaku yang mengatasnamakan investasi bank BTN yang diketahui pelaku merupakan mantan karyawan bank BTN.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi angkat bicara. Dalam pernyataannya kepada awak media, Edi menegaskan bahwa KMI menyesalkan atas aksi demontrasi tersebut.

“Kami sangat menyesalkan adanya aksi demontrasi salah sasaran yang dilakukan oleh para korban investasi bodong. Selain itu, KMI turut mendukung upaya yang dilakukan oleh bank BTN untuk melaporkan oknum yang mengatasnamakan Bank BTN kepada pihak kepolisian,” ungkap Edi, Kamis (2/5/2024).

Edi menghimbau kepada masyarakat agar jangan sampai mudah tergiur oleh janji-janji manis yang disampaikan oleh oknum pelaku investasi bodong yang berusaha merayu calon nasabahnya.

“KMI sangat prihatin atas banyaknya korban investasi bodong. Oleh karena itu, saya berharap masyarakat yang akan menginvestasikan uangnya agar berhati-hati karena sebelumnya banyak kasus-kasus serupa yang seharusnya menjadi pelajaran bagi masyarakat,” pungkasnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *