May 21, 2024

Jakarta, JNcom – Yasin Maimoen Zubair, atau yang Akrab disapa Gus Yasin merupakan representasi tokoh muda religius dari kalangan santri Nahdlatul Ulama (NU) yang sukses merajai perolehan suara Pemilu DPD 2024 di wilayah provinsi Jawa Tengah. Gus Yasin meraih posisi tertinggi dengan perolehan suara 3.190.375.

Ketua Jaringan Hukum Progresif Hasan Assegaf menilai, gelombang besar dukungan dan simpati rakyat dari berbagai kalangan, membuktikan prestasi dan program kerja Gus Yasin selama ini menyentuh sampai ke akar lapisan masyarakat bawah, sehingga memantik rakyat menyadari pentingnya pelibatan diri dalam aktivitas politik, ekonomi, sosial-budaya, agama untuk berkolaborasi merealisasikan kebijakan bersama untuk tujuan kebaikan bersama.

Hasan mengatakan, tantangan globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan komunikasi telah menempatkan pembangunan otonomi daerah pada probabilitas yang harus dilihat secara cermat sebagai ikhtiar untuk memperkuat daerah dengan menyerap aspirasi dan mengakomodasi setiap perbedaan karakteristik, potensi, kebutuhan dan latar belakang historis masing-masing daerah kedalam kebijakan nasional yang strategis.

“Lewat UU No 13 tahun 2019 tentang perubahan ketiga atas UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD. eksplisit pasal 246, 247, 248, 249. Tentang keterwakilan, kedudukan lembaga, fungsi, wewenang dan tugas DPD yang memiliki peranan penting dan strategis yang eksistensinya harus diperkuat dalam sistem bikameral.” kata Hasan Assegaf yang juga merupakan Advokat dalam keterangan yang diterima redaksi JURNALNUSANTARA.COM, di Jakarta, Rabu (24/04/2024)

Lanjut Hasan, Kehadiran Gus Yasin sebagai senator terpilih di dewan perwakilan daerah republik indonesia memberi harapan dan optimisme menjadi katalisator yang strategis antara kepentingan daerah dan pemerintah pusat guna mendorong transformasi perubahan yang signifikan di daerah pemilihannya dan Indonesia pada umumnya.

Pasalnya, kata Hasan, Gus Yasin yang merupakan mantan wakil gubernur jawa tengah ini memiliki gaya kepemimpinan yang merangkul, santun, cerdas dan berwibawa.

“Sudah tidak diragukan lagi kiprah dan perannya di panggung politik dan perjuangan untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat.” tegas Hasan.

Hasan Assegaf menambahkan, komitmen perjuangan dan pengabdian Gus Yasin di jalur politik untuk melayani kepentingan rakyat, tidak lepas dari dorongan dan pendidikan yang ditanamkan sang ayah almarhum KH. Maimoen Zubair, Ulama besar bangsa Indonesia.

“Dalam hadits disebutkan bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi manusia,” terangnya.

“Ihwal inilah yang membuat Gus Yasin diterima di kalangan nasionalis dan agama,” pungkas Hasan. (s handoko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *