Tokek Hias asal Thailand banyak Digemari Masyarakat

Nusantara435 Views

Kabupaten Semarang, JNcom – Semarak acara Jagofest minggu pekan lalu yang digelar di aula Susteran Ambarawa selain menampilkan suguhan berbagai Lomba dan pentas Seni, juga diwarnai berbagai stand produk makanan minuman serta tak kalah menarik sebuah stand budidaya Tokek.

Stand Tokek Hias yang satu ini sempat menarik perhatian pengunjung di kalangan pecinta reptil, karena dinilai booming saat ini tentang budidaya tokek hias, yang asalnya dari negara pagoda Thailand. Dewasa ini Tokek hias makin diminati kalangan pecinta reptil. Dari sekian banyak jenisnya, Leopard Gecko masih jadi primadona.

Karakter tokek hias yang jinak, mudah dirawat, dan gampang diternak, itulah kadal yang memiliki nama latin Eublepharis Macularius (Tokek).

Tokek hias ini berbeda dengan Tokek rumahan dan ternyata menggiurkan bagi yang sudah berhasil. Untuk jenis tokek hias yang biasa dengan ukuran kecil dibandrol dengan harga 100 k, kisaran harga tokek hias yang dipamerkan kemarin beraneka sesuai dengan jenis dan besar kecil ukurannya, mulai dari harga 100 k hingga 700 k.

“Untuk mengetahui lebih spesifik tentang Tokek sepertinya saya penasaran ingin menanyakan lebih dalam tentang Tokek hias,” ujar Noor Hayati seorang pengunjung asal Ambarawa.

Dari perbincangannya, Noor Hayati banyak menyerap informasi dari jenis makanan hingga perbedaan jenis kelamin. Ia juga tidak segan segan segan memegang bahkan membolak balik kan Tokek dengan meninggalkan rasa takut serta risih.

Untuk membedakan jenis kelamin, cukup melihat dibagian bawahnya bu, sambil membalikkan tokek dan menunjukkan di bagian pangkal ekor, jika dikanan kiri ada bintik kecil itu tanda tokek jantan, dan mengambil tokek betina serta membalikkannya. Sementara jenis makanan cukup dengan jangkrik, Seminggu 3 x, sekali makan 3- 5 ekor jangkrik tergantung juga dengan besar kecilnya tokek.

Dari banyak memahami tentang reptil Tokek Hias, Noor Hayati mengajak pengunjung lainnya untuk mencoba usaha Budidaya Tokek Hias yang menurutnya tingkat resikonya rendah serta makanannya (jangkrik) mudah dijumpai.

“Bagi anda yang hobby reptil dan ingin pendapatan tambahan silahkan budidaya Tokek Hias,” pungkasnya. (NANO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *