Deklarasi Pemilu Damai, PKC PMII DKI Jakarta Minta Hindari Hal ini

Politik95 Views

Jakarta, JNcom – Pemilu 2024 harus berjalan sukses dan damai, oleh karena itu kegiatan kampanye harus dilakukan secara damai tanpa hoaks, kampanye gelap, ujaran kebencian, politisasi SARA dan tanpa politik uang, Hal ini ditekankan oleh Ketua Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) DKI Jakarta M Nadzir Ahy’au llmi saat membuka acara Deklarasi Pemilu Damai di Jakarta, Minggu (24/12/2023).

Deklarasi yang digelar mengusung tema “Komitmen Mahasiswa Dalam Mewujudkan Pemilu 2024 Di Jakarta yang Aman, Tentram, Damai, dan Berjalan Dengan Lancar”.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan masa kampanye yang di mulai pada tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang Undang.

Ulil sapaan akrabnya, menjelaskan pada Pasal 69 melarang kampanye yang bersifat adu domba, menghasut, memfitnah kepada kelompok masyarakat, partai politik ataupun perseorangan.

Ulil menegaskan PKC PMII DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan POLRI terkait dengan Keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta.

“terkait pemilu 2024 kita pastikan kader PMII se DKI Jakarta siap berada di garda terdepan dalam mewujudkan pemilu damai tanpa Hoax, Tanpa Politik sara dan tanpa politik uang,” ungkap Ulil.

Wakil ketua II Bidang Eksternal PKC PMII DKI Jakarta Ihwan Aman menegaskan, Pemilu 2024 ini harus bebas dari penyebaran berita bohong dan politik uang.

Menurut Ihwan penyebaran berita bohong berpotensi memcah belah persatuan bangsa, karena secara alamiah dalam proses demokrasi masyarakat akan terkanalisasi dalam bentuk sebuah dukungan terhadap peserta pemilu.

“Deklarasi pemilu damai ini, sebagai bentuk komitmen kita untuk mewujudkan pemilu yang damai di wilayah DKI Jakarta,” ujar Ihwan.

Ihwan berharap, agar peserta Pemilu memahami dan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan selama masa kampanye berlangsung.

Usai dialog, ia langsung memimpin peserta untuk membacakan maklumat pemilu damai 2024 sebagai berikut:

1. Mewujudkan Pemilu Damai
2. Mewujudkan Pemilu yang langsung, Umum, Bebas, Rahasia, jujur dan Adil.
3. Melaksanakan kampanye pemilu yang aman tertib, damai, berintegritas tanpa Hoax, politisasi sara dan politik uang.
4. Melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan undang-undang yang berlaku. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *