June 17, 2024

Jakarta, JNcom – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap produksi sabu jaringan Iran di sebuah apartemen kawasan Jakarta Barat. Berawal mendapatkan informasi, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap HR warga negara Iran dan LP asal Indonesia serta menyita barang bukti yang digunakan untuk berproduksi membuat sabu diantaranya kristal sabu yang siap edar, bahan sabu sebanyak 12,36 kg, aseton 12 ribu ml, dan peralatan untuk memproduksi sabu.

“Modus operandi pelaku dengan cara menyewa apartemen ini kemudian tersangka melakukan proses produksi sabu. HR berperan sebagai orang yang memproduksi, sementara LP sebagai pengedar. Pelaku terancam pasal 114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati,” ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Jayadi SIK., MH, dalam press conference, Jumat (23/6/2023) di lokasi apartemen kawasan Jakarta Barat tempat memproduksi sabu.

Berdasarkan data dalam kurun waktu 6 bulan hingga Juni 2023 ini, tambah Jayadi, jumlah narkoba yang berhasil digagalkan untuk diedarkan ke masyarakat mencapai 1 ton. “Ini adalah sebagai implementasi dari komitmen kami sebagaimana diintruksikan oleh Kapolri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa tindak pidana narkoba merupakan salah satu kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang juga sebagai kejahatan transnasional. Polri berkomitmen untuk mencegah dan memberantas kejahatan tersebut dengan tujuan untuk mewujudkan hadirnya negara dalam rangka melindungi masyarakat dan anak bangsa.

“Pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengintruksikan kepada jajaran Bareskrim khususnya direktorat Narkoba untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba untuk melindungi masyarakat dan anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Ramadhan.

Dengan diungkapkan produksi sabu ini, tambah Ramadhan, Bareskrim Polri telah berhasil menyelamatkan sebanyak 65 ribu jiwa dari bahaya narkoba. (my)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *