by

Hari Perempuan Internasional, Kesetaraan Gender dari Sudut Gawang

-Nusantara-142 views

Jakarta, JNcom – Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2021 atau Internasional Women’s Day 2021, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Komjen Pol (P) Mochamad Iriawan, dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman membuka latihan pertama Tim Nasional Sepak Bola Perempuan sekaligus dalam rangka Women Football Day.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan semua pihak yang telah menyelenggarakan acara ini bertepatan dengan Peringatan Hari Perempuan Internasional 2021.

“Terima kasih kepada Pak Menpora dan Pak Ketum PSSI yang telah memberikan tempat yang sama tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam bidang olahraga. Kegiatan hari ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional, yang merupakan momentum untuk mendukung segala bentuk kesetaraan gender dan pemenuhan hak perempuan, dari semua sektor pembangunan, termasuk olahraga bagi perempuan. Para atlet sepak bola perempuan ini merupakan aset penting bagi kemajuan bangsa, sehingga potensi dan kemampuan perempuan yang luar biasa ini harus didukung dengan upaya pemberdayaan yang baik pula,” ungkap Menteri Bintang.

Menteri Bintang berpesan kepada para atlet sepak bola perempuan agar momentum hari ini harus ditanamkan pada diri masing-masing untuk menjadi motivasi sehingga dapat menunjukkan bahwa perempuan ketika diberikan kesempatan tidak ada istilah tidak mungkin dan tidak bisa.

“Perempuan Indonesia itu memiliki kekuatan yang luar biasa, kekuatan bagi dirinya sendiri, keluarga, serta bagi bangsa dan negara. Mari kita tunjukan bahwa perempuan juga bisa dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Semangat anak-anakku sekalian, berikan yang terbaik, tunjukan bahwa perempuan mampu karena kalian adalah kebanggaan bangsa Indonesia. Sepak Bola Perempuan, Siap!,” ucap Menteri Bintang.

Menteri Bintang menambahkan, melihat konstitusi negara kita, jelas bahwa Undang-Undang Dasar 1945 sudah menjamin hak yang sama bagi perempuan maupun laki-laki. Namun jika kita melihat faktanya hingga saat ini masih ada kesenjangan gender dalam berbagai sektor, ini menjadi PR kita bersama untuk menyelesaikan dan memberikan kesempatan yang setara.

“Tantangan-tantangan yang telah kita hadapi tersebut semakin berat, karena terjadinya bencana non-alam wabah Covid-19. Berbagai kompetisi pun dengan terpaksa harus dibatalkan. Meskipun demikian, saya yakin jika kita bergandengan tangan dan bersinergi maka semua tantangan bisa kita hadapi bersama. Untuk itu, pada momen ini saya ingin mengajak kita bersama-sama memanfaatkan waktu ini untuk membangun narasi, mengedukasi, dan mengubah persepsi, sehingga tidak ada keraguan bagi semua pihak untuk berinvestasi bagi sektor olahraga perempuan. Saya menitipkan atlet-atlet perempuan berpotensi ini kepada Menteri Pemuda dan Olahraga serta Ketua Umum PSSI untuk terus dikembangkan, serta dipenuhi hak-haknya,” tambah Menteri Bintang.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali menuturkan acara pada hari ini yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional menunjukkan komitmen bahwa PSSI ingin memajukan sepak bola perempuan sama dengan sepak bola laki-laki.

“Kita harus mendukung langkah PSSI untuk mengembangkan sepak bola perempuan karena sekaligus merupakan upaya meningkatkan kesetaraan gender di Indonesia pada bidang olahraga. Saya kira kita punya harapan besar terhadap tim nasional sepak bola perempuan ini ke depannya. Tentunya kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan kepada para atlet sepak bola perempuan agar dapat menjadi semangat bagi mereka dalam berlatih. Besar harapan agar pembukaan pelatihan tim nasional sepak bola perempuan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka dalam mencapai prestasi dan mengharumkan bangsa dan negara di kancah dunia. Mari kita berjuang bersama demi mengharumkan bangsa Indonesia khususnya di bidang sepak bola,” ujar Menpora.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Komjen Pol (P) Mochamad Iriawan mengatakan situasi pandemi Covid-19 juga menimbulkan dampak yang cukup besar bagi kami di bidang olahraga.

“Namun saat ini kami sudah bangkit dan kembali siap untuk menghadapi pertandingan ke depannya. Saat ini kami tengah mempersiapkan diri dan melakukan pelatihan untuk Sea Games pada November 2021 di Vietnam. Tim pelatih sudah dibentuk, pada atlet perempuan juga sudah diseleksi mana saja yang siap untuk Sea Games. Untuk itu, kami juga mohon dukungan khususnya untuk tim nasional sepak bola perempuan agar dapat terus semangat berlatih dan menunjukkan yang terbaik. Besar harapan kegiatan hari ini dapat membangun sepak bola Indonesia agar lebih maju lagi dan dapat meraih prestasi di kancah Internasional,” ujar Iriawan.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman menuturkan peresmian tim nasional sepak bola perempuan yang bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional ini merupakan sebuah kesempatan yang baik.

“Kesebelasan ini merupakan sebuah masa depan yang cerah khususnya dalam dunia persepakbolaan di Indonesia. Kita lihat sekarang sudah banyak pemain sepak bola perempuan di berbagai negara yang sudah semakin berkembang dan menunjukkan banyak prestasi. Maka dari itu, besar harapan agar tim nasional sepak bola perempuan Indonesia juga dapat berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia baik di kancah nasional maupun internasional. Mari bersama kita dukung dunia persepakbolaan Indonesia khususnya tim nasional sepak bola perempuan,” tutur Marciano.(Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed