by

Polres Metro Depok Musnahkan Barang Bukti 258 Kilogram Sabu Kemasan Teh China

-Nusantara-86 views

Depok, JNcom – Jajaran Satuan Narkoba Polres Metro Depok melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 258 kilogram pada hari ini, Rabu (17/2/2021).

Kali ini petugas berhasil menangkap tiga tersangka pengedar, yaitu Junaedi, Zulkarnain dan Eko di parkiran Rumah Sakit Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru pukul 22.30 WIB pada Senin (15/2/2021) lalu.

Barang bukti yang diamankan antara lain berupa 1 unit mobil, 7 karung berisi 135 plastik teh hijau berisi sabu, tas ransel berisi 60 teh hijau berisi sabu.

Kapolres Depok, Kombes Imran Edwin Siregar S.I.K saat memberi keterangan mengatakan, mereka merupakan jaringan Internasional asal China dan Malaysia, dengan modus menyamarkan barang haram tersebut dalam kemasan teh.

Imran Edwin Siregar mengatakan, pemusnahan barang bukti Sabu tersebut bisa menyelamatkan anak bangsa sebanyak 2,416 juta jiwa.

“Inilah upaya yang dapat dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Depok, hingga menyelamatkan jutaan jiwa,” ujarnya.

Dihadiri Wali Kota Depok, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Dandim 0508/Depok, Wakapolres Metro Depok AKBP Hari Setyo Budi memasukan barang haram kedalam mesin molen sebagai mesin penghancur dan mencampurkannya dengan air serta detergen.

Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, pemusnahan barang bukti Sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus narkoba terbesar yang pernah dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Metro Depok.

Imran juga memberi apresiasi kinerja dari anggota Satresnarkoba dalam keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Depok, AKBP Aldo Ferdian mengungkapkan, pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu tersebut telah memperoleh nomor sita oleh Kejari Kota Depok dengan berat 258 kilogram.

“Kami musnahkan barang bukti tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tersangka ada tiga orang pelaku dalam penyelundupan narkotika ini,” ujar Aldo.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.(Guffee).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed