by

Merasa Difitnah, JNE Ancam Akan Memproses Secara Hukum

Jakarta, JNcom – Manajemen JNE didampingi Kuasa Hukum JNE, Hotman Paris membantah atas beredarnya beberapa isu diantaranya tentang kedekatan JNE dengan organisasi massa (ormas) tertentu. Dalam jumpa pers yang dihadiri Johari Zein (Komisaris), Mohamad Feriadi Soeprapto (Presiden Direktur), Eri Palgunadi (VP Marketing) dan Chandra Fireta-Direktur Keuangan, JNE menyatakan keberatan dan menyampaikan kebenaran diantaranya mengenai tuduhan bahwa JNE mendukung teroris dan gerakan radikal.

Manajemen JNE menegaskan bahwa JNE tidak pernah berafiliasi dengan lembaga, institusi, organisasi, apapun yang merugikan masyarakat. JNE mengakomodir setiap potensi bangsa dan organisasi yang sepakat untuk melakukan kegiatan sosial bersama, bahkan apa yang JNE miliki dibagikan kepada kaum yang membutuhkan seperti Anak yatim dan lain-lain.

“Terkait tuduhan JNE menjadi penyokong teroris, perlu diketahui bahwa JNE dipimpin oleh seorang direktur keuangan dari Chinese dan beragama Kristen, sangat aktif membantu pembangunan gereja dan dari segi keislaman sangat netral,” tegas Hotman Paris, Rabu (16/12/2020), di Jetski Cafe Ancol Jakarta.

Hotman kembali mengingatkan agar tidak membuat tulisan-tulisan yang mengandung pencemaran nama baik dan melanggar undang-undang ITE. Pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum selanjutnya jika masih menemukan akun-akun yang memfitnah.

“Pihak manajemen masih bijaksana menyikapi persoalan ini untuk menyampaikan terlebih dahulu ke publik fakta sebenarnya, namun jika masih ada yang memfitnah baru akan diambil langkah hukum,” tegas Hotman.

Sementara itu, VP Marketing JNE, Eri Palgunadi mengatakan, meskipun adanya isu-isu yang negatif terhadap JNE, namun dalam faktanya bisnis yang digeluti JNE berjalan seperti biasa bahkan tumbuh 10-15 persen.

“Volume transaksi JNE tetap berjalan bahkan bisa tumbuh 10 hingga 15 persen,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed