by

Perkumpulan Pemuda Penyelamat Bangsa Desak Polri Proses HRS

Jakarta, JNcom – Sekjen Perkumpulan Pemuda Penyelamat Bangsa, Pebriansyah, mengatakan pasca kedatangan Habib Rizieq di tanah air banyak sambutan dari umat muslim yang fanatik termasuk pejabat-pejabat yang mengunjungi rumahnya untuk bersilaturahmi. Ia menilai, seharusnya siapapun yang memasuki Indonesia pada masa pandemi Covid-19 ini harus mengalami karantina mandiri selama 14 hari atau di karantina di tempat yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

“HRS membuat acara yang sangat besar dan kembali mengundang gelombang manusia yang cukup besar disaat pemerintah dan masyarakat Indonesia sedang berjuang melawan wabah penyakit yang belum usai dari Maret 2020 lalu,” ucap Pebriansyah di Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Ia menambahkan, sejumlah pejabat telah dipanggil dan diminta keterangan serta klarifikasi mengenai acara tersebut, mulai dari tingkat paling bawah yakni RT sampai tingkat gubernur DKI Jakarta serta Jawa Barat, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil terimbas ikut dipanggil tim penyidik, bahkan 2 Kapolda dicopot, 2 kapolres dicopot.

Tidak sampai disitu, Perkumpulan Pemuda Penyelamat Bangsa juga menyatakan, masih banyak sekali kasus beliau yang belum terselesaikan yang harus di tangani oleh pihak yang berwajib. “Kami berharap Mabes Polri bertindak tegas dan segera memanggil serta memeriksa Habib Rizieq Sihab karena telah melanggar UU No. 6 tahun 2018,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed