by

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Penanganan Begal Sepeda

Jakarta, JNcom – Dimasa pandemi Covid-19 ini salah satu untuk meningkatkan imun adalah berolah raga, Bersepeda sekarang ini menjadi fenomenal. Begal bersepeda ini membuat masyarakat resah.

Fenomenal bersepeda, tapi yang terjadi dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini banyak sekali terjadi kehilangan sepeda yang kita ketahui bersepeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan, Polda Metro Jaya dalam hal ini Kapolda membentuk tim khusus begal bersepeda di Polda Metro Jaya dipimpin langsung Dirkrimum kemudian Polres serta Polsek. Bertempat di Dirkrimum Polda Metro Jaya pada hari ini.

“Kegiatan yang dilakukan secara preventif dengan memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat tips menggunakan sepeda yang aman. Baik di media sosial dengan memasang spanduk di sepanjang jalan kemudian melalui media konvensional yang ada,” ucap Yusri.

“Kemudian preventif dilakukan dengan penjagaan-penjagaan yang dianggap titik rawan dan jam rawan terjadinya begal sepeda kita lakukan patroli bersama-sama dengan Polri, TNI dan juga Pemda dalam hal ini Satpol PP,” imbuhnya.

Dikatakan Yusri, Dasar hukumnya langsung Dirkrimum yang pimpin. Dari 318 Polisi sudah 22 orang tersangka yang sudah kita amankan. 3 tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur pada saat penagkapan melakukan perlawanan, Dalam perjalan dibawa ke rumah sakit tersangka menghembuskan nafas terakhirnya.

Lebih lanjut Yusri mengatakan, Penadah 480 kami dapatkan 2 orang, sebanyak 71 HP yang kami dapat dan ini masih terus berkembang lagi. Sebagai contoh saja teman anggota TNI yang di begal di Jalan Merdeka Barat pada 26 Oktober silam. 2 orang sudah tertangkap dan 2 lagi sudah kita kantongi identitas namanya.

Mudah-mudahan hari ini bisa kita amankan lagi pelakunya yang akan kita sampaikan besok. Masih banyaknya para pelaku lain karena dari 13 kejadian sudah 10 laporan polisi.

Satu saja tertangkap, contohnya begal terhadap anggota TNI dimana tersangka tersebut ada yang melakukan kejahatan begal sudah tiga kali bahkan lima kali.

Termasuk RHS yang melakukan di Jakarta Selatan, tersangka pada saat penangkapan dapat pada saat itu dan berhasik tertangkap lagi. Ini merupakan satu komplotan. Ada yang sudah tujuh kali diadukan bahkan setelah kita temukan penadahnya ada 71 HP disana berarti sudah 71 kali di SP kan padahal yang melaporkan baru 13 laporan polisi.

Pak Kapolda Metro Jaya berpesan agar para korban pembegalan untuk segera melaporkan diri ke kepolisian baik ke Polda, Polres maupun Polsek agar bisa menyelidiki para pelaku agar segera ditangkap oleh tim khusus. Agar ini bisa menurun dengan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku yang meresahkan masyarakat.

Kemarin Kapolda sudah menjanjikan bagi korban-korban yang merasa kehilangan ataupun dibegal oleh para pelaku yang diambil barang berharganya berupa HP atau barang bukti lain silahkan datang ke Metro Jaya, Kita akan berikan dan kembalikan.

Hari ini ada lima orang yang datang dimana HP nya sempat dibegal oleh para pelaku dan mudah-mudahan para pelaku sudah ditangkap semuanya. Untuk segera mengambil HP yang bersangkutan.

Kapan saja ditunggu di Polda Metro Jaya silahkan ambil HP miliknya secara cuma-cuma tanpa tanpa ada biaya proses ataupun pembayaran.

Perwakilan komunitas bersepeda mengucupkan terimakasih kepada Kepolisian RI khusunya kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda beserta jajarannya yang telah menindak lanjuti pembegalan HP di sepeda hingga tuntas dalam waktu singkat. Semoga kita semua komunitas bersepeda dan masyarakat menjadi lebih aman lagi.(Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed