by

Raih Kepercayaan Kreditor 80 Persen Lebih, Permohonan PKPU Dikabulkan

Jakarta, JNcom – Permohonan perdamaian kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap Edy Suwarno alias Kap Liong Sing dan Eveline Listijosuputro akhirnya disetujui oleh para kreditor melalui proposal PKPU. Dalam sidang Perkara No. 235/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst, Debitor PKPU diberikan kesempatan selama 4 tahun untuk menjadwalkan pembayaran utang kepada para kreditor sambil menunggu kondisi ekonomi pulih dan berakhirnya pandemi Covid-19.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para kreditor yang telah memberikan kesempatan kepada saya ke depan ini,” ujar Edy usai menghadiri sidang putusan, Jumat (23/10/2020) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara itu, Kuasa Hukum Debitor PKPU, Reza Prianda, SH mengatakan, setelah berakhirnya masa Grace Periode selama 4 tahun, Debitor akan memulai membayar kewajibannya kepada para kreditor berdasarkan nilai piutang dalam daftar piutang tetap yang telah ditetapkan oleh Tim Pengurus. Selain itu, Debitor juga akan mengupayakan pembayaran dipercepat sebelum jatuh tempo skema pembayaran utang, dengan memaksimalkan penagihan piutang-piutang kepada rekan usahanya, yang kemudian diprioritaskan untuk pembayaran kepada kreditor lansia dan kreditur konkuren lainnya secara proporsional prorata.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan para kreditor dimana diatas 80 persen masih percaya kepada pak Edy. Sementara dari kreditor separatis 100 persen,” ungkap Reza.

Dengan adanya perjanjian perdamaian ini, Debitor PKPU berharap agar proses PKPU berakhir dengan baik karena selama ini Debitor PKPU selalu menepati kewajibannya dan dalam melakukan transaksi Repo kepada para kreditor tidak pernah memperkaya diri secara tidak wajar atau menambah aset dengan perhitungan yang tidak masuk akal. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed